HomeCelotehPKS Minta Tips Kepada Nasdem?

PKS Minta Tips Kepada Nasdem?

Kecil Besar

“Ada udang di balik batu.” – Peribahasa Indonesia


 PinterPolitik.com

Saga konflik internal PKS yang telah melahirkan Partai Gelora agaknya masih menarik untuk diikuti. Namun dibanding perkembangannya sekarang, agak asik kalo kita ngomongin soal alasan PKS berangkulan dengan Nasdem.

Sebenernya saga konflik PKS ini berita lama. Semua diduga bermula dari pertikaian antara Faksi Keadilan yang dengan Faksi Sejahtera. Beda Faksi beda pimpinan tentunya. Faksi Keadilan ini disebut-sebut pentolannya terdiri dari Hilmi Aminuddin, Salim Segaf Al-Jufri dan Sohibul Iman.

Sementara itu, Faksi Sejahtera kerap disebut terdiri dari Fahri Hamzah, Anis Matta dan Mahfudz Siddiq yang semuanya sekarang terdepak dari PKS.

Pertikaian internal PKS yang agak mirip keluarga Lannister ini pun kemudian menyingkirkan beberapa elite PKS.

Tak ubahnya sinetron, para pentolan Faksi Sejahtera ini sekarang bikin Partai Gelora yang lambangnya mirip Pepsi. Anis Matta sang Ketum bilangnya sih mau mewujudkan visi PKS yang jelas-jelas bermakna personal bagi dia dan Fahri cs.

Nah, dari hal itu kita mungkin harus melihat langkah yang diambil PKS baru-baru ini. Sohibul Iman dan Surya Paloh kan sempat berangkulan mesra nih yang cukup bikin panas Jokowi. Selain berangkulan Sohibul dan Surya juga berbisik-bisik manja. Kiranya apa yang mereka bisikan? Saya pun agaknya mencoba menerka maksud PKS menerima Nasdem.

Nasdem ini kan terkenal dengan kemampuan memilah-milih kandidat potensial tapi gak dari partainya sendiri. Contoh aja buat Pilpres Nasdem udah nyiapin calon-calon seperti Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat, Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah dan Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

Nah, bagai detektif yang menyambungkan berbagai unsur dalam saga PKS ini, saya pun menarik kesimpulan. Ketika Sohibul Iman berbisik-bisik ke Surya Paloh itu pasti minta bantuin nyari kader! Gimana engga banyak kader PKS pada keluar partai karena jengah dengan konflik internalnya.

Mungkin aja Pak Sohibul minta tips gimana caranya menarik kader-kader jempolan agar mau masuk ke partainya. Kehilangan sosok-sosok semacam Pak Anis dan Pak Fahri jelas harus segera diisi dan partai mana lagi yang punya kemampuan seperti itu selain Nasdem, sehingga layak untuk dimintai saran.

Tapi ya itu kan cuma sekadar tebakan. Kita tunggu aja gimana caranya PKS buat menghadapi perpindahan kadernya ke Gelora. (M52)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Reinkarnasi Ahmad Sahroni?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Gerindra-PKS Tega Anies Sendiri?

“Being alone is very difficult.” – Yoko Ono PinterPolitik.com Menjelang pergantian tahun biasanya orang-orang akan punya resolusi baru. Malah sering kali resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum...

Ada Luhut, Langkah Bamsoet Surut?

“Empires won by conquest have always fallen either by revolt within or by defeat by a rival.” – John Boyd Orr, Scottish Physician and...

Balasan Jokowi pada Uni Eropa

“Negotiations are a euphemism for capitulation if the shadow of power is not cast across the bargaining table.” – George P. Shultz PinterPolitik.com Sekali-kali mari kita...