HomeCelotehPKS-Gerindra Rebutan di Padang?

PKS-Gerindra Rebutan di Padang?

“Rasa nikmat yang pernah kau coba, sungguh sangat sayang jika kau tak pernah,” – Kvitland, Nasi Padang


PinterPolitik.com

Siapa sih yang gak suka nasi padang? Beuh, mau pake rendang, pake tunjang, atau dengan telur, hidangan dari Sumatera Barat emang menggugah selera. Mungkin, kalau ada sepiring nasi padang di hadapan dua orang, mereka bakalan mau berebut dengan sekeras tenaga.

Ngomongin soal Padang dan rebutan, nuansa semacam ini mungkin aja kerasa juga di dalam relasi antara PKS dan Gerindra. Pasalnya, dua partai yang sebenarnya kerap dianggap bersahabat ini sedang terlibat aksi saling kritik di ibu kota Sumatera Barat tersebut.

Jadi, beberapa waktu lalu, Ketua DPW Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade sempat mengritik Wali Kota Padang dari PKS yaitu Mahyeldi Ansharullah. Pak Andre ini sempat menyebut kalau kemaksiatan merajalela di masa Pak Mahyeldi jadi Wali Kota Padang. Waduh.

Pernyataan Pak Andre ini kemudian ditanggapi oleh PKS. Dalam video yang merekam percakapan antara Pak Mahyeldi dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, mereka menyindir soal niat kalau misalnya seseorang niatnya pergi ke mana gitu, pasti akan ketemu. Hmmm.

Belakangan, Pak Andre dan Pak Mardani udah saling ketemu di DPR buat meredam perdebatan ini. Tapi, tetap aja, aksi saling sindir ini udah terekam di media dan menimbulkan tanda tanya.

Bukannya apa-apa, keduanya kan seperti disebut sebelumnya sering disebut bersahabat. Nah, masa sih ada dua sahabat saling sindir semacam ini? Pake bawa-bawa maksiat segala lagi.

Mungkin gak ya aksi semacam ini terkait dengan langkah Gerindra di kota tersebut dan provinsi Sumbar secara luas? Soalnya, sebelumnya kan Pak Andre ini sempat mendorong interpelasi kepada Gubernur Sumbar asal PKS yaitu Irwan Prayitno.

Baca juga :  Sandi Tunggu Lampu Hijau Prabowo
- Advertisement -

PKS ini kan lumayan menguasai provinsi itu karena gubernurnya dari mereka, sekaligus juga memimpin ibu kota provinsi. Nah, Gerindra belakangan ini dikabarkan tengah menyiapkan kader mereka Nasrul Abit untuk jadi Gubernur. Dari hal itu, apakah Gerindra lagi pengen menggantikan dominasi PKS di Sumbar?

Kalau itu beneran terjadi, maka provinsi itu bakal jadi rebutan dua partai yang punya suara signifikan. Mungkin aja, mereka bakal jadi seperti dua orang yang siap berjibaku buar rebutan nasi Padang.

Lalu bakal seperti apa ya lanjutan relasi antara kedua partai ini? Kita tunggu aja nih, jangan lupa sambil makan nasi kapau pake gajeboh. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Mempersoalkan Checks & Balances Indonesia

Dalam sebuah demokrasi, lembaga-lembaga pemerintahan di Indonesia sudah seharusnya menjalankan fungsi checks & balances. Namun, fungsi tersebut tak dapat jalan bila ada yang mendominasi....

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Mantra “Yakusa” Mahfud Buat Anies?

“Siap hadir ke arena Munas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Yakin usaha sampai (Yakusa) untuk membangun insan cita HMI” –   Mahfud MD,...

PDIP Takut Jokowi “Dijilat”?

“PDI Perjuangan mengimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Jokowi dan Misteri Rambut Putih

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebut pemimpin yang pikirkan rakyat punya rambut warna putih. Siapa yang dimaksud oleh Jokowi?

Biden Bikin Circle Sendiri?

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggelar rapat darurat dengan pemimpin-pemimpin negara anggota G7 – seperti Kanada, Italia, Jerman, Prancis, Britania (Inggris) Raya, dan...

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...