HomeCelotehPDIP Takut Oknum Berkuasa?

PDIP Takut Oknum Berkuasa?

Kecil Besar

“And save me from myself and all this conflict” – Eminem, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Akhir-akhir ini, pembicaraan di publik dan media banyak berfokus pada kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) yang melibatkan eks-komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Pembicaraan semakin santer mengarah ke partai berlambang banteng setelah dua staf Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku dikabarkan dan diduga turut terlibat.

Bahkan, Hasto sendiri dikabarkan sempat berlindung di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) guna menghindari operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski begitu, Hasto sendiri telah menyangkal kabar tersebut.

Tapi nih, meski telah menyangkal kabar-kabar tersebut, PDIP tampaknya tetap bakal menyiapkan “amunisi” guna menghalau dampak polemik ini. Beberapa waktu lalu, beberapa petinggi partai banteng itu mengadakan konferensi pers untuk memberikan klarifikasi.

Dalam konferensi per situ, PDIP menyebutkan telah menyiapkan sebuah tim hukum. Kabarnya sih, tim ini melakukan gerak cepat (gercep) guna menemui berbagai lembaga-lembaga terkait, seperti KPU dan Dewan Pengawas KPK.

Selain membentuk tim hukum, petinggi-petinggi PDIP juga berharap agar adanya kasus ini tidak membuat mereka dibentur-benturkan dengan lembaga-lembaga lain – KPU dan KPK. Koordinator Tim Pengacara DPP PDIP Teguh Samudra menyebutkan bahwa kasus ini merupakan bentuk pemerasan yang dilakukan oleh oknum berkuasa tertentu.

Hmm, kira-kira, siapa ya oknum berkuasa itu? Bukannya PDIP sendiri sekarang menjadi partai penguasa?

Selain banyak mengisi pemerintahan, kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) juga banyak diisi oleh partai berlambang banteng itu. Masa iya PDIP takut sama pihak yang berkuasa juga?

Wah, jadi teringat dengan meme-meme Spider-Man yang banyak tersebar di internet. Sering banget tuh, kita melihat meme yang mengambarkan sosok Spider-Man yang bertemu dengan tokoh Spider-Man lainnya. Dalam potongan gambar serial kartun tahun 1960-an itu, kedua Spider-Man saling terkejut dan saling tunjuk tuh.

Ya, mungkin, seperti kisah dalam serial kartun pahlawan super itu, salah satu mereka bukan “Spider-Man” yang sebenarnya. Bisa jadi, oknum yang berkuasa itu bukan bagian dari partai penguasa yang berlambang banteng itu.

Hmm, kalau kasus ini benar merupakan bentuk pemerasan oleh oknum-oknum yang dimaksud, boleh dong kasih tahu publik yang sedang penasaran. Barang kali, KPK bisa terbantu dalam menyelesaikan kasus ini. Hehe. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Balada Negeri Ormek
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’

Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa?