Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > PDIP-NU Makin Mesra?

PDIP-NU Makin Mesra?


A43 - Tuesday, February 2, 2021 12:15
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) dan Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) (kanan). (Foto: Istimewa)

0 min read

DPP PDIP ikut melaksanakan perayaan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-95. Apakah ini pertanda bahwa PDIP-NU makin mesra?


PinterPolitik.com

Siapa yang nggak bahagia atau gembira ketika hari ulang tahunnya tiba? Hampir semua pasti merasa senang ketika hari yang ditunggu-tunggu ini tiba.

Lha, gimana nggak? Ketika hari ulang tahun ini tiba, orang-orang terdekat kita pun ikut hadir demi kita. Bahkan, tidak jarang kado atau hadiah turut disiapkan dan diberikan.

Selain kado, doa yang baik-baik juga diberikan pada kita yang berulang tahun. Hmm, pokoknya serba senang deh ketika hari ulang tahun ini tiba.

Nah, salah satu kelompok yang mungkin tengah merasakan rasa bahagia ini adalah Nahdlatul Ulama (NU). Salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar ini baru saja merayakan hari lahirnya (harlah) ke-95 pada tanggal 31 Januari 2021 lalu.

Tentunya, sebagai ormas besar yang ada sejak lama – bayangkan bro udah 95 tahun, banyak dong yang akhirnya ikut merayakan dan mendoakan harlah ini, tidak terkecuali partai politik (parpol). Salah satu parpol yang merayakannya adalah PDIP.

Baca Juga: Mustahil PDIP Hindari Kejatuhan?

Megawati Gak BIsa Nyapres Lagi

Sampai-sampai nih, partai yang berlambang kepala banteng ini ikut membuat acara lho yang dilaksanakan oleh DPP PDIP. Dalam acara tersebut, juga ada momen-momen unik – seperti kehadiran Gus Miftah sebagai host, hingga busana Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto yang mengenakan sarung.

Mungkin, ini bentuk sayang dari PDIP untuk NU ya. Lha, gimana nggak sayang? Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin yang kini menjabat juga berasal dari dua kelompok ini lho.

Tapi nih, perayaan harlah NU oleh PDIP ini mungkin jadi sebuah pertanda kalau dua organisasi ini memang memiliki hubungan erat – bahkan bisa jadi lebih erat lagi. Dalam sejarahnya, tokoh-tokoh dari dua kelompok ini juga selalu menghadiri kegiatan ulang tahun satu sama lain.

Mungkin nih, kalau dianalogikan, hubungan NU-PDIP ini seperti hubungan antara dua sejoli. Kan, kalau salah satu pihak sedang berulang tahun, pasti salah satu menyiapkan kado bahkan kejutan untuk pihak yang berulang tahun dong.

Hmm, terlepas itu, apa ya kira-kira makna dari semakin eratnya hubungan baik NU dan PDIP ini? Apakah mungkin ini menjadi pertanda akan semakin kuatnya poros politik di pemerintahan? Mari kita nantikan sajalah kelanjutannya. (A43)

Baca Juga: Kala PDIP Bela HTI


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait