HomeCelotehPDIP “Kalah” dari Rocky Gerung?

PDIP “Kalah” dari Rocky Gerung?

Kecil Besar

“And the last known survivor stalks his prey in the night. And he’s watchin’ us all with the eye of the tiger,” – Survivor, Eye of the Tiger


PinterPolitik.com

Siapa sih yang gak kenal sama Rocky Gerung belakangan ini? Sebelum gelaran Pilpres lalu, mungkin hanya segelintir orang aja yang kenal sama mantan pengajar filsafat UI ini. Sekarang, wah, Pak Rocky ini tergolong rajin hilir mudik di media baik itu televisi, portal berita, hingga media sosial.

Selain sekarang sudah lebih banyak dengan Pak Rocky, ternyata banyak juga yang tak sepaham sama figur yang satu ini. Maklumlah, Rocky Gerung ini kan kalau memberikan kritik tergolong amat tajam. Ya mirip-miriplah sama Rocky Balboa yang punya pukulan keras, kalau Rocky Gerung punya pukulan yang menghantam.

Di antara yang gak sepaham dengan Rocky Gerung itu, boleh jadi PDIP masuk ke dalam daftar. Hal ini terindikasi dari langkah salah kader partai, Henry Yosodiningrat ini yang melaporkan Pak Rocky ke Bareskrim Polri terkait dengan pernyataan ahli filsafat itu yang menyebut kalau Presiden Jokowi tidak paham Pancasila.

Ternyata laporan terhadap Rocky ini belum berbuah manis. Bareskrim Polri menolak laporan tersebut karena tidak ada surat kuasa dari Pak Jokowi baik sebagai pribadi maupun sebagai presiden.

Wah, gimana nih PDIP kok bisa laporan kadernya terhadap Rocky ditolak oleh pihak Polri? Hmmm, apakah ini artinya PDIP harus mengalah dari Rocky Gerung?

Sebenarnya, pelaporan terhadap Rocky Gerung oleh kader PDIP ini lumayan unik sih. Hal ini dikarenakan pihak Istana sendiri, yang ada di lingkaran Pak Jokowi cenderung lebih santai dalam menanggapi pernyataan Rocky itu.

Baca juga :  Jika Ahok jadi Ketua KPK

Jubir kepresidenan Fadjroel Rachman misalnya mengatakan bahwa ia cukup senyum saja.  Selain itu, staf khusus presiden Dini Shanti Purwono juga menganggap pernyataan Rocky itu tak melanggar hukum.

Merujuk hal tersebut, kenapa kader PDIP merasa harus melaporkan Rocky ya? Soalnya, selain Henry  kan ada kader lain yang mempertimbangkan untuk melaporkan Rocky.

Ya, gak tahulah. Tapi, ada satu hal yang bisa disoroti dari Rocky Gerung ini. Di atas kan udah disebutkan perbandingan antara Rocky Gerung dan Rocky Balboa. Nah, Rocky Balboa ini punya kemampuan untuk menyerap banyak pukulan tanpa harus terjatuh.

Kalau diperhatikan, Rocky Gerung juga punya kemampuan menerima “pukulan” tapi gak terjatuh. Soalnya, sebelum kasus ini, dia kan juga pernah dipersoalkan soal kitab suci fiksi, eh ternyata dia tetap tidak “terjatuh”.

Kita tunggu aja nih bakal seperti apa kipah Rocky Gerung dalam menghadapi pihak yang gak sepaham dengan dirinya seperti PDIP. Kita tunggu juga nih, apakah kader-kader PDIP akan mengalah dengan kondisi ini, atau berusaha mengambil langkah lanjutan. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...