HomeCelotehNo Moeldoko No Party

No Moeldoko No Party

Kecil Besar

“Secara pribadi, apa yang dilakukan Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi. Saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi miliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu”. – Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat


PinterPolitik.com

Partai politik alias political party. Entitas yang satu ini telah mengisi sejarah diskursus politik. Plato dan Aristoteles misalnya telah mendiskusikan tentang faksi politik dalam tulisan-tulisan mereka. Ini adalah gambaran mereka terkait perbedaan karakteristik sebuah pemerintahan ketika dijalankan oleh faksi politik tertentu.

Sementara di era Romawi, ada dua faksi besar โ€“ Populares dan Optimates โ€“ yang disebut-sebut sebagai gambaran awal benturan faksi politik yang menjadi citra awal partai politik.

Baca juga: Revival Golkar, Partai Penguasa di 2024?

Sekalipun demikian, barulah di abad ke-18 partai politik modern menampilkan dirinya secara utuh. The Whig merupakan salah satu partai politik paling awal yang muncul di Inggris. Partai-partai politik lain juga kemudian mulai bermunculan di Inggris dan Amerika Serikat, seiring makin kuatnya basis-basis demokrasi dilaksanakan.

Makanya, hingga hari ini partai politik akan selalu memainkan dinamika politik di tingkat nasional dan bahkan menjadi pemain-pemain utamanya.

Nah, bicara soal partai politik dan dinamikanya, saat ini lagi ramai pergunjingan yang melibatkan Partai Demokrat dengan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Nama terakhir dituduh terlibat dalam upaya kudeta pimpinan partai biru tersebut.

Nggak tanggung-tanggung cuy, pernyataan terbaru langsung dikeluarkan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias Pak SBY, yang menyebut langsung nama Moeldoko dalam isu kudeta di tubuh partai.

Menurut SBY, Moeldoko merugikan nama baik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Wih, udah bawa-bawa nama presiden nih bakal panjang urusannya.

SBY juga yakin bahwa nama Presiden Jokowi, Menko Polhukam Mahfud MD, Menkum HAM Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan hanya sekedar dicatut namanya oleh pihak tertentu.

SBY tidak percaya bahwa pejabat selain Moeldoko terlibat. Mereka bahkan menurutnya tidak ada urusan dengan isu kudeta Partai Demokrat.

Wih, panas-panas goreng pisang nih. Hehehe. Makin panas kalau makannya sambil ngopi panas.

Yang jelas, dinamika ini secara tidak langsung menunjukkan sentralnya posisi politik Moeldoko. Profesor Vedi Hadiz dari University of Melbourne Australia pernah menyebutkan bahwa Pak Jokowi mendapatkan kekuatan politik di awal-awal masa jabatannya salah satunya karena dukungan utama dari militer. Dan saat itu Moeldoko-lah yang menjabat sebagai Panglima TNI. Jadi udah pasti berkorelasi langsung.

Hmm, makin lama makin rumit, menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (S13)

โ–บ Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik diย bit.ly/ruang-publikย untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Humor โ€˜Recehโ€™ Jokowi

โ€œSelera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.โ€ PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono โ€˜Si Pengguncangโ€™ Dunia

โ€œBeri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.โ€ ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

PSI, dari Achilles ke Batman

โ€œKamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kitaโ€. โ€“ Odysseus, dalam film โ€œTroyโ€ PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

Mencari Jejak Cak Imin

โ€œWhere'd you go? I miss you so. Seems like it's been forever that you've been goneโ€ โ€“ Skylar Grey, penyanyi asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Sebagian besar...

Maโ€™ruf Amin yang Dirindukan

โ€œI miss you, I miss youโ€ โ€“ blink-182, grup band pop-punk asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Tahun 2020 baru saja dimulai dengan memasuki awal bulan Januari. Namun,...

Prabowo vs Maโ€™ruf โ€˜Panaskanโ€™ Tangsel

โ€œRobek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putihโ€ โ€“ Jenderal Soedirman, Jenderal Revolusi Indonesia PinterPolitik.com Adakah di sini yang nge-fans sama Cristiano Ronaldo...

More Stories

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi โ€” Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme โ€” melainkan soal desain.

Komprador Gurita Batu Bara

Pemadaman listrik bergilir kembali menghantui sejumlah wilayah Indonesia. Di baliknya, PLN menghadapi defisit 20 juta ton batu bara yang belum dikontrak dari total kebutuhan 154 juta ton per tahun. Menteri Bahlil sempat membantah, namun tim koordinasi darurat sudah dibentuk โ€” tanda masalah ini lebih serius dari yang diakui.

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...