HomeCelotehMenko Luhut Bukan Superhero

Menko Luhut Bukan Superhero

Kecil Besar

“Pahlawan dibuat oleh jalur yang mereka pilih, bukan kekuatan yang mereka miliki” – Iron Man, film Avanger Endgame


PinterPolitik.com

Sob, sebagai generasi milenial, tentu kalian mengikuti dan sangat familiar dengan film Avanger kan? Apa lagi yang episode Avenger Endgame, beh kalau sampai ada yang nggak tahu, kebangetan deh. Film yang menghasilkan pundi hingga Rp38 triliun itu kan sempat hits banget di Indonesia.

Nah, bagi kalian yang mengikuti film tersebut, tentu tahu jalan ceritanya ya. Semua superhero tanpa terkecuali, kerja keras bersama dan jatuh bangun berusaha mengalahkan si biang kerok Thanos. Dari Captain Amerika yang awalnya pecah kongsi dengan Iron Man akhirnya kembali bersatu.

Dan di akhir cerita, akhirnya Thanos dapat dikalahkan berkat kerja sama epic dari semua superhero, sob.

Nah, hal serupa pun harusnya dapat dilakukan oleh pejabat pemerintahan negara kita dalam menangani kasus Covid-19 ini.

Kita sepakat, bahwa pandemi Covid-19 ini merupakan musuh besar bagi umat manusia dan khususnya bagi Indonesia ya, gengs.

Nah, untuk menangani kasus Covid-19, berbagai upaya dan strategi sudah dilancarkan oleh pemerintah. Tapi seperti yang kalian ketahui bahwa hal tersebut belum sepenuhnya berhasil.

Bahkan meski sudah meminta Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhur B. Pandjaitan untuk turun tangan, hasilnya belum sesuai dengan yang diinginkan, terutama di 9 provinsi dengan kasus Covid-19 terbesar.

Memang sih, angka kesembuhan membaik, namun penambahan kasus positif masih tinggi, begitupun angka yang meninggal di berbagai wilayah.

Capaian ini tentu juga memberikan bukti, bahwa memang Luhut dianggap jago di segala hal, namun tetap saja ya doi bukan pahlawan super yang bisa menyelesaikan masalah Covid-19 sendirian.

Beda lagi ya gengs, ceritanya kalau doi punya sarung tangan sakti layaknya di film Avanger Endgame yang bisa menghilangkan suatu hal atau benda dalam sekali jentik jari. Doi juga butuh tim yang hebat dan solid tentunya. Layaknya kerja sama semua superhero untuk mengalahkan si Thanos.

Maka dari itu, harusnya Pak Luhut ini juga mendapat support dari berbagai lembaga dan kementerian. Jangan biarkan sosok hebat seperti Pak Luhut ini seakan berkerja sendiri.

Harusnya para pimpinan lembaga sadar ya, gengs, ibaratnya misi yang diemban oleh Pak Luhut itu sebagai sebuah mision imposible. Tapi kalau memang mau dicoba, mbok ya saling bahu membahu.

Misal, jika memang Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto dirasa tidak handal menangani Covid-19, setidaknya mbok ya memback-up Pak Luhut.

Pak luhut sebagai Menko yang menjadi komandan. Nah, menteri lain yang menjadi supporting system, jadi bisa terbentuk kerja sama yang epic.

Sehingga nanti bisa mengalahkan Thanos, layaknya film Avanger EndgameHehehe. (F46)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Sambal Rocky Gerung Setelah Menghilang

“Sambala, sambala, bala sambalado. Terasa pedas, terasa panas.” – Ayu Ting Ting PinterPolitik.com Film pertama Rocky terlahir pada 1976. Sejak lahir doi langsung boyong tiga penghargaan...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...