HomeCelotehMenguak Kecewa Jokowi pada Menterinya

Menguak Kecewa Jokowi pada Menterinya

Kecil Besar

“Semua orang ingin punya karier, asal sesuai batas kemampuan” – Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI


PinterPolitik.com

Cuy, kalian tahu dong pasti beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat sedikit marah dan meminta agar penyerapan anggaran Covid-19 ini cepat terserap. Salah satu alasannya ya agar di sektor bawah ini tetap bergeliat agar nanti ekonomi tetap berjalan hingga tataran bawah.

Padahal nih, dalam rapat awal dulu yang videonya sempat viral, Presiden Jokowi sampai menyindir langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang ternyata penyerapan anggarannya ini masih sangat minim.  Sementara, keinginan si bos dalam hal ini Presiden, penyerapan anggaran ini harusnya bisa cepat.

Nah, ternyata nih, semprotan dari Pak Presiden kemarin kelihatannya tidak begitu dihiraukan nih sama bawahan-bawahan Pakdhe – alias seakan-akan nih jajaran Kementerian yang menjadi pembantu Presiden bersikap bodo amat gitu loh.

Hadeuhh, kok para pembantu presiden ini seakan tidak berusaha menyelami kegundahan hati Presiden Jokowi?

Pasalnya begini loh, gengs, ternyata 40% anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 695 triliun belum memiliki Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), cuy.

Weleh-welehh, kalau belum memiliki DIPA, terus bagaimana cara melakukan penyerapan anggaran, cuy? Kan, tidak mungkin tanpa ada DIPA, setingkat kementerian ujuk-ujuk melakukan realisasi kinerja tanpa ada rencana. Behh, kok seakan-akan kementerian ini tidak memiliki sense of crisis yang sama dengan presiden ya?

Sampai-sampai nih, Presiden bilang begini, “Di kementerian, di lembaga, aura krisisnya betul-betul belum, ya belum, masih kecil. Ini terjebak pada pekerjaan harian.” Hmmm, ada apa sih sebenarnya? Mbok ya, kalau ada masalah tuh diomongin, biar nanti bisa dicari bareng solusinya.

Apa jangan-jangan jajaran kementerian ini sebenarnya sudah jenuh ya dengan Presiden Jokowi – jadi mereka membangkang? Atau, jangan-jangan sudah males lagi kerja bareng dengan Pak Presiden – jadi seakan-akan arahan dan semprotan dari beliau sebelumnya nih tidak dianggap dan tidak didengar gitu loh.

Baca juga :  Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Duh, semoga imajinasi mimin salah deh ya. Soalnya, bahaya tuh kalau ternyata terbukti benar. Bisa gulung tikar nih negeri. Upssshehehe.

Sampai-sampai nih, Pak Presiden meminta Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi untuk menangani hal tersebut. Hmmm, lagi-lagi yang diberikan tanggung jawab lembaga yang dipimpin Pak Erick nih kelihatannya.

Beh, semacam di negeri ini tidak ada orang lain lagi yang lebih kredibel gitu loh. Bukan berarti mimin anti-Pak Erick ya tapi harusnya malu dong sama para ahli dan masyarakat Indonesia yang lain.

Kan, para menteri dipilih presiden karena dinilai mempunyai kompetensi yang bagus dan lebih baik daripada yang lain. Kalau ternyata seperti ini mah, ya, kecewa bung pemirsa Indonesia. Hadeh. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Promo Buku
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...