HomeCelotehMengharap Mahfud Bagai Detektif Conan

Mengharap Mahfud Bagai Detektif Conan

Kecil Besar

“Kedamaian bukanlah tidak adanya konflik, tetapi kemampuan untuk mengatasi konflik dengan cara damai” – Ronald Reagan, mantan Presiden Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Cuy, bagi kalian anak generasi 90-an, masih ingat nggak sih serial anime di hari Minggu yang diperankan oleh seorang bocah cerdas, selalu bisa mengurai masalah, bahkan menangkap penjahat? Yes, benar banget, gengs, namanya adalah Detektif Conan. Pasti gak mungkin dong kalian gak kenal anime satu ini.

Karena ulah sekelompok mafia, sang remaja diberi obat bius yang mengakibatkan dirinya berubah menjadi anak kecil. Dengan badannya yang menjadi kecil, secara otomatis membuat doi menjadi jauh dengan Ran, si kekasih hatinya. Beeh, sedih ya? Padahal, selalu berdekatan tetapi seakan jauh banget.

Namun, kali ini mimin nggak mau bahas percintaan, cuyMimin mau mengajak kalian menyelami sosok si cerdas Conan Edogawa ini. Dalam setiap serialnya, si bocah yang bernama asli Shinichi Kudo ini selalu deh berhasil memecahkan sebuah teka teki besar yang orang lain tidak bisa pecahkan.

Keberhasilan dia ini bukan lain karena tidak mudah percaya, cuy, dengan keadaan yang terjadi. Ya, semacam, negative thinking dulu begitu menanggapi sebuah fenomena jika memang ada yang mengganjal menurutnya.

Nah, tahu gak sih kalian bahwa posisi dan kondisi tersebut saat ini sedang dialami oleh salah satu pejabat penting di negara kita ini? Bukan lain, sosok tersebut adalah Pak Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Salah satu pemicu kenapa Pak Mahfud bersikap seperti Conan ini ternyata karena, menurut doi, insiden kebakaran hebat yang menerpa Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) janggal, cuy. Ya, gimana gak berprasangka buruk ya? Ketika sedang menangani kasus besar, ladalah, secara mendadak gedungnya terbakar dan ludes tuh bangunan.

Baca juga :  Jebakan Rindu Soeharto?

Akibat kejadian tersebut, ya wajar sih kalau membuat banyak pihak bertanya-tanya, curiga, dan berspekulasi liar. Bahkan, tidak sedikit yang berpikiran konspiratif bahwa ini pasti bukan karena unsur ketidaksengajaan alias ada sabotase.

Hal tersebut ternyata juga dialami Pak Mahfud, gengs. Sampai-sampai, Pak Mahfud mencurigai hal tersebut.

Doi menduga bahwa kebakaran tersebut karena ada pihak yang berkeinginan untuk menyabotase dan menghilangkan jejak perkara yang tersimpan di sana. Ya, meski Pak Mahfud sendiri seakan memberikan sedikit angin surga kepada kita, cuy, bahwa tidak ada data perkara yang hilang karena katanya berkas disimpan di gedung lain.

Hmmm, benar gak nih Pak Mahfud bahwa data perkara masih aman? Kita kan juga ketar-ketir pak. Apa lagi saat ini Kejagung juga sedang menangani kasus yang besar banget – terkait Djoko Tjandra yang ternyata juga melibatkan Jaksa Pinangki.

Atau, apa mungkin ini hanya siasat Pak Mahfud untuk mendinginkan suasana agar menutupi hal yang sebenarnya? Hmmm, hal tersebut dalam manajemen konflik kan memang bisa terjadi.

Yang pihak satu berusaha menenangkan publik, yang pihak lain masih tetap mencari realitas sebenarnya. Bahkan, terdapat kemungkinan juga sengaja menutupi kebenaran kalau ternyata data kasus juga ikut ludes.

Tujuannya apa? Ya jelas, cuy, pastinya agar tidak membuat kegaduhan di ruang publik.

Ngomong-ngomong, sampai saat ini kita masih percaya sih sama Pak Mahfud bahwa integritas bapak ini besar untuk bangsa dan negara. Harapan kita besar loh, Pak. Mohon jangan dihancurkan. Pasalnya, kalau tidak kepada bapak, ke siapa lagi kita berharap? Lah wong, nyatanya internal Kejaksaan Agung dan Polri saja juga terseret beberapa namanya.

Semoga bapak bisa menjadi seperti Conan Edogawa ya, Pak, yang selalu bisa diandalkan memecahkan sebuah masalah. Dengan catatan, data kasus dan barang bukti masih aman ya. Hehehe. (F46)

Baca juga :  Jebakan Rindu Soeharto?

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Banner Ruang Publik
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...