HomeCelotehMau Megawati Belajar ke Najwa?

Mau Megawati Belajar ke Najwa?

“Jika saya sedikit lebih baik memahami situasinya , saya mungkin harus bergabung dengan kaum Anarkis” – George Orwell, penulis asal Inggris


PinterPolitik.com

Gengs, masih ingat demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja (Ciptaker) atau omnibus law kan? Nah, dalam aksi tersebut ada kejadian memilukan saat halte TransJakarta terbakar. Tentu saj,a semua orang sudah memahami bahwa halte bukan terbakar dengan sendirinya – melainkan sengaja di bakar oleh oknum. Lha, di sinilah letak kerumitannya, cuy.

Beberapa orang menganggap bahwa si pembakar merupakan elemen dari demonstran – entah mahasiswa atau buruh. Pokoknya antar dua kelompok itu deh. Tentu saja, pendapat orang-orang tersebut ya nggak salah pun nggak benar.

Maksudnya, dikatakan nggak salah sebab kita harus memaklumi watak netizen Indonesia yang sukanya menuduh pada apa yang tampak di muka – tanpa penyelidikan yang matang. Sementara, disebut nggak benar karena ternyata berdasar hasil penyelidikan tim Narasi TV ditemukan fakta bahwa si pembakar sebenarnya bukan bagian dari massa aksi, cuy.

Kata media yang digawangi oleh host kondang bernama Najwa Shihab atau yang akrab disapa Mbak Nana tersebut, pembakar datang secara bergerombol dari arah Jalan Sunda. Kemudian, si biang kerok ini berdiaspora ke sisi-sisi halte.

Kelihatan kok gerak-gerik mereka akan melakukan sesuatu yang merugikan publik dan akhirnya bara api pun berhasil mereka buat di saat demonstran sedang terlibat bentrok dengan pihak kepolisian.

Widih, untung saja ada yang membongkar fakta seperti ini. Gimana nggak untung? Lha wong sejak tanggal demo berlangsung sampai sekarang kita dipenuhi berita simpang siur soal siapa pembakar sebenarnya.

Apa yang bikin sedikit ngilu adalah saat tokoh nasional pun ternyata melemparkan semua kesalahan kepada massa aksi, khususnya mahasiswa yang masih muda-muda, cuy. Padahal lho, kelihatan jelas bahwa mahasiswa nggak tahu apa-apa dan sibuk berhadap-hadapan dengan aparat.

Baca juga :  Kenaikan BBM, Masa ke Masa
- Advertisement -

Terlepas dari masih ada pihak yang mempertanyakan kebenaran penemuan ini, tampaknya kita perlu mengapresiasi sih. Pasalnya, nggak gampang lho meneliti secara rinci hal-hal yang di luar pandangan umum manusia, cuy.

Kalau sudah begini, gimana ya kabarnya yang kemarin asal menyalahkan generasi muda – seperti kelompok milenial dan generasi Z? Mungkin, Bu Megawati Soekarnoputri perlu nih menggali fakta bak Mbak Nana dulu sebelum asal menyalahkan. Hehehe. (F46)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

Mahfud MD Permainkan Bjorka?

“Satgas itu dibentuk bukan untuk memburu Bjorka, sebab yang dari Bjorka itu tak satupun yang membobol rahasia negara. Itu hanya sensasi,” – Mahfud MD,...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

“Jadi dari pihak PDIP, mengusulkan yang namanya tanda gambar itu, nomor itu sebenarnya saya katakan kepada Bapak Presiden dan Ketua KPU dan Bawaslu bahwa...

Di-Back Up SBY-JK-Paloh, Anies Pede?

“Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ayah biologis dan ideologis AHY, Jusuf Kalla sebagai mentor politik Anies, dan Surya Paloh sebagai king maker,” – Ahmad...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...