HomeCelotehManuver Anies Cari Gandengan

Manuver Anies Cari Gandengan

Kecil Besar

“Ngobrol ringan-ringan saja, soal makanan. Yang agak berat tanya soal Covid”. – Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Amanat Indonesia (PAN)


PinterPolitik.com

Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan emang jadi salah satu kandidat terkuat untuk maju di Pilpres 2024 mendatang. Selain karena posisi politiknya yang dianggap mampu mewakili kelompok-kelompok yang berseberangan dengan pemerintah, Anies sendiri dianggap punya elektabilitas yang menjanjikan.

Namun, masalah utama Pak Anies adalah doi nggak punya dukungan partai politik. Padahal kan di Indonesia, kalau mau jadi presiden kudu minimal dapat dukungan dari parpol atau koalisi parpol.

Baca Juga: Pidato Pelantikan, Jokowi Seorang Utilitarian?

Makanya, ini yang membuat Pak Anies harus mulai memikirkan gandengan atau parpol mana yang bakal bisa mengusungnya. Nggak heran, beberapa waktu terakhir ini Pak Anies lantas mulai sering bersafari ke partai-partai politik.

Yang terbaru adalah pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Amanat Indonesia (PAN) Zulkifli Hasan pada hari pertama Idul Fitri 1442 Hijirah beberapa waktu lalu. Emang sih, Pak Zulkifli mengatakan bahwa pertemuan itu sebatas silaturahmi dalam rangka Lebaran.

Dalam pertemuan itu, Zulkifli mengaku membicarakan sejumlah hal, dari soal makanan hingga penanganan pandemi Covid-19. Terkait penanganan Covid-19, Zulkifli menegaskan partainya mendukung penuh larangan mudik. Selain itu, ia mengimbau pemerintah memperketat protokol kesehatan terhadap kedatangan orang dari luar negeri.

Hmm, yakin nih cuma ngomongin hal-hal yang demikian aja? Nggak sampai bahas soal dukungan politik untuk Pilpres nih? Uppps.

Tapi emang wajar sih jika spekulasi akhirny  a berkembang di sana sini soal kaitan pertemuan ini dengan pencalonan Anies di Pilpres 2024. Soalnya, sebelumnya juga Anies telah bertemu dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Makanya, bisa dibilang Pak Anies terlihat memang tengah melebarkan sayap jelang akhir masa jabatannya di DKI Jakarta demi meraih dukungan politik. Anies jelas tidak punya posisi partai politik dan berharap bisa mendapatkan dukungan.

Apalagi, beberapa kader Golkar justru sudah merasa dan meramalkan bahwa Pilpres 2024 adalah Anies vs Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ini kader Golkar yang partainya itu terlihat ingin mencalonkan Ketua Umum mereka Airlangga Hartarto loh yang bilang.

Hmm, berasa ini Pak Anies lagi kayak iklan-iklan di truk gitu ya. Yang bunyinya: “Truk aja gandengan, masa kamu enggak?” Uppps. Hehehe. Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

“Berikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.” PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

Pemimpin Idaman Versi Jokowi-Sandi

"Cita-cita demokrasi kita lebih luas, tidak saja demokrasi politik, melainkan juga demokrasi ekonomi. ~Bung Hatta PinterPolitik.com Dalam acara deklarasi dukungan dari alumni sejumlah kampus beberapa waktu...

Masa Suram Budiman Sudjatmiko dkk.

“Orang tua, pandanglah kami sebagai manusia. Kami bertanya, tolong kau jawab dengan cinta,” – Iwan Fals, Bongkar Pinterpolitik.com Mahasiswa bergerak. Ribuan mahasiswa  di seluruh penjuru negeri...

Anas Urbaningrum Segera Tantang SBY?

Baliho Anas Urbaningrum tiba-tiba terpasang di dekat Cikeas. Apakah mungkin Anas segera tantang SBY selepas bebas dari penjara?

Soal Gaji, Jurus Kamehameha Sandi

“Kau tidak akan pernah menang jika bergantung pada teknik orang lain, dan itu sangat tidak berguna bagi musuhmu”. – Son Goku PinterPolitik.com Anak-anak era 1990-an pasti...

Hantu Itu Bernama Esemka

Ia muncul di jalanan kota Solo. Warnanya putih seperti hantu, dengan kaki-kaki yang kokoh nan digdaya seperti namanya. Tapi, kok kayak pernah lihat di...

More Stories

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Komprador Gurita Batu Bara

Pemadaman listrik bergilir kembali menghantui sejumlah wilayah Indonesia. Di baliknya, PLN menghadapi defisit 20 juta ton batu bara yang belum dikontrak dari total kebutuhan 154 juta ton per tahun. Menteri Bahlil sempat membantah, namun tim koordinasi darurat sudah dibentuk — tanda masalah ini lebih serius dari yang diakui.

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...