HomeCelotehManuver Anies ala “Avenger”?

Manuver Anies ala “Avenger”?

Kecil Besar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan bahwa penurunan kasus Covid-19 di Jakarta akhir-akhir ini bukanlah karena jasa pahlawan tunggal, melainkan karena kolaborasi antar-pihak bak Avengers. Apakah manuver Anies bak seorang Avenger pula?


PinterPolitik.com

Sebuah kalender di meja terbuka pada halaman bulan Maret. Di halaman itu, juga tertera tulisan angka 2020.

Mungkin, ini adalah sebuah pemandangan biasa dari meja-meja yang ada di banyak perkantoran Jakarta. Namun, halaman yang terbuka tersebut mungkin akan menjadi halaman kalender yang terbuka pada beberapa bulan ke depan.

Bagaimana tidak? Semua orang mulai meninggalkan aktivitas rutin mereka yang biasa menyusuri jalanan dengan logam-logam beroda mereka. Ya, Indonesia di alternate universe Bumi-45 tak disangka telah dibuat panik oleh sebuah virus yang berukuran mikroskopis, yakni Covid-19.

Di tengah kekacauan ini, Anies Baswedan sebagai pemegang komando pemerintah DKI Jakarta menyadari bahwa situasi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Sembari duduk di ruang kerjanya, Anies menimbang berbagai aksi yang dilakukan.

Anies: There is an idea… to bring together a group of remarkable people, to see if we could become something more. So that, when the time came, we could fight the battles that they never could… Bagaimana kalau kita bentuk Tim Tanggap Covid-19?

Gagasan Anies pun membuat Jakarta bisa menerapkan berbagai langkah untuk menghadapi pandemi Covid-19 – mulai dari hotline sampai tracing dan vaksinasi. Meski harus melalui jatuh bangun, Jakarta akhirnya bisa bangkit kembali dengan capaian vaksinasi yang mencengangkan. Jumlah kasus pun mengalami penurunan pada bulan Agustus-September 2021.

Namun, Anies sadar bahwa ancaman ke depannya bukanlah hanya pandemi, melainkan berbagai persoalan ekonomi yang menghantui Indonesia pasca-pandemi. Akhirnya, sebuah inisiatif lain pun turut disusun.

Baca Juga: Anies Ternyata “Adik” Surya Paloh?

Interpelasi Anies Tak Gentar

Anies: There is an idea… to bring together a group of remarkable people, to see if we could become something more. So that, when the time came, we could fight the battles that they never could… Bagaimana kalau kita bentuk Tim Ekonomi yang andal?

Riyadi: I cannot agree more, Captain!

(Anies pun menemui Thomas Lembong)

Anies: Mr. Thomas and with no friends, saya punya sesuatu untuk Pak Tom. Bagaimana kalau Pak Tom ikut tim saya dan menjadi Komisaris Utama PT Pembangunan Jaya Ancol?

Tom: It will be my pleasure, Mas Anies. Saya akan bawa hal-hal yang fresh untuk BUMD Jakarta satu ini.

Anies: Welcome to the Avengers, Pak Tom. You know? If you want to avenge about something happened in the past, because, you know, it is the avenger – so we avenge or something like that… since we were previously in the same team…

Tom: Okay, okay. I get it, Mas Anies.

(Kemudian, Anies pun pergi bertemu dengan orang-orang lain untuk membangun inisatif Avengers terbarunya)

Anies: Hello, bapak-bapak sekalian. I think kita butuh membangun tim untuk Formula E.

Francis Wanandi: I cannot agree more, Mr. Governor. Saya sudah mengajak beberapa orang. Ini namanya Husain Abdullah, mantan jubir Pak Jusuf Kalla.

Anies: Welcome to the team, Pak Husain.

Wijayanto Samirin: Ada saya juga, Pak Anies. Pak Anies ingat saya, kan?

Anies: Kalau Pak Wijayanto saya kenal. Ini dia deputi saya waktu jadi rektor. Welcome to the team TGUPP!

Melihat manuver Anies, PSI pun juga ingin membangun sebuah perkumpulan remarkable people. PSI yakin bahwa kekuatan besar bisa diperoleh bisa bersatu – layaknya Justice League.

Giring: I believe we are stronger together. It’s time untuk mencari dukungan interpelasi, Pak Ketua DPRD. Semua ini untuk menegakkan keadilan bagi rakyat yang berhak tahu soal Formula E.

Prasetyo: Tapi, Mas. Ini tujuh fraksi sudah menolak interpelasi.

Giring: I don’t care how many demons he’s fought in how many hells. He’s never fought us. Not us united.

Prasetyo: Oke oke deh kalau begitu. Saya agendakan interpelasi ya, meskipun belum dapat tandatangan wakil-wakil lain.

Sebuah clash bukan tidak akan mungkin terjadi beberapa waktu ke depan. Siapakah yang akan menang? Tim Anies ala Avengers atau tim PSI ala Justice League? (A43)

Baca Juga: Kenapa PSI Selalu Serang Anies?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

PSI, dari Achilles ke Batman

“Kamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kita”. – Odysseus, dalam film “Troy” PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

“Berikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.” PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

Pemimpin Idaman Versi Jokowi-Sandi

"Cita-cita demokrasi kita lebih luas, tidak saja demokrasi politik, melainkan juga demokrasi ekonomi. ~Bung Hatta PinterPolitik.com Dalam acara deklarasi dukungan dari alumni sejumlah kampus beberapa waktu...

Esemka, Mobil Dinas Baru Jokowi?

“Karakter bukan diajarkan lewat teori dan wejangan. Karakter diajarkan pakai teladan, dengan contoh nyata”. – Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta PinterPolitik.com Ada waktu untuk tertawa, ada...

Masa Suram Budiman Sudjatmiko dkk.

“Orang tua, pandanglah kami sebagai manusia. Kami bertanya, tolong kau jawab dengan cinta,” – Iwan Fals, Bongkar Pinterpolitik.com Mahasiswa bergerak. Ribuan mahasiswa  di seluruh penjuru negeri...

Anas Urbaningrum Segera Tantang SBY?

Baliho Anas Urbaningrum tiba-tiba terpasang di dekat Cikeas. Apakah mungkin Anas segera tantang SBY selepas bebas dari penjara?

More Stories

Fathimah Azzahra dan Warisan STOVIA

Seorang mahasiswi kedokteran memukau publik di panggung debat nasional. Mengapa cara bicaranya yang tenang justru terasa begitu radikal? 

Inul, Naykilla, dan Kebangkitan ‘Centil-isme’

Dari gaya dan goyang yang dulu dicekal, "centil" kini jadi identitas yang dirayakan. Apa yang sebenarnya sedang naik?

‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?

Serial Korea soal negara yang mengirim inspektur ke sekolah jadi sorotan. Mungkinkah fantasi itu yang sebenarnya dibutuhkan guru Indonesia?