HomeCelotehMahfud MD, Gusdurian Sejati?

Mahfud MD, Gusdurian Sejati?

Kecil Besar

“Saya akan lebih berterima kasih lagi kalau FPI dibubarkan. Saya minta agar FPI dibubarkan” – Abdurrahman Wahid, Presiden keempat Indonesia


PinterPolitik.com

Masa lampau memang kerap jadi pengingat bagi kita di masa kini dan masa mendatang. Biasanya nih, dari sejarah juga kita belajar akan kesalahan dan kesuksesan untuk menyongsong masa depan.

Tidak jarang, masa lalu juga jadi inspirasi bagi kita semua di masa kini. Kejayaan masa lalu, misalnya, bisa aja jadi dasar inspirasi bagi mereka yang hidup di masa kini lho.

Memori masa lalu seperti ini tampaknya tengah menjadi inspirasi bagi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD akhir-akhir ini. Gimana nggak? Pak Mahfud kemarin tampil mengumumkan pelarangan Front Pembela Islam (FPI) lho.

Wah, kenapa ya kok berhubungan dengan memori masa lalu? Soalnya nih, kalau diingat-ingat kembali, Presiden keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dulu juga pernah punya keinginan yang sama lho, yakni untuk membubarkan FPI.

Ya, gimana nggak ingin nge-bubar-in? Gus Dur dan kelompoknya dulu sering lho adu pandangan dengan FPI. Presiden keempat itu juga bercerita kalau dirinya sejak awal – tepatnya sejak 15 tahun lalu – ingin membubarkan organisasi tersebut.

Baca Juga: Strategi Cyberpunk ala Mahfud MD

Resmi FPI Ormas Terlarang

Pada tahun 2008 silam ketika terjadi Insiden Monas – penyerangan FPI terhadap Aliansi Kebangsaan dan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), misalnya, Gus Dur meminta agar para penyerang diproses hukum.

Hmm, mungkin nih, keinginan Gus Dur inilah yang akhirnya menginspirasi Mahfud dan pemerintah sekarang. Kan, kita tahu kalau Pak Mahfud dulu dekat dengan Gus Dur. Sebaliknya, Pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) malah mengejek kembali Presiden keempat tersebut.

Baca juga :  Jebakan Rindu Soeharto?

Ketika Gus Dur menjabat sebagai presiden, misalnya, Pak Mahfud sempat menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) meski sejumlah pihak tidak sepakat. Bahkan, setelah lengser, Pak Menko Polhukam juga terbilang dekat lho dengan Gus Dur.

Menariknya lagi nih, pengumuman pembubaran FPI kemarin ini dilaksanakan pada tanggal 30 Desember – tanggal ketika Gus Dur meninggal dunia pada tahun 2009 silam. Wah, apa mungkin ini menjadi semakin tribute to Gus Dur dari Pak Mahfud ya? Hmm. (A43)

Baca Juga: Mahfud MD dan Jawaban Polisi Siber

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

PSI, dari Achilles ke Batman

“Kamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kita”. – Odysseus, dalam film “Troy” PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

“Berikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.” PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

Pemimpin Idaman Versi Jokowi-Sandi

"Cita-cita demokrasi kita lebih luas, tidak saja demokrasi politik, melainkan juga demokrasi ekonomi. ~Bung Hatta PinterPolitik.com Dalam acara deklarasi dukungan dari alumni sejumlah kampus beberapa waktu...

Esemka, Mobil Dinas Baru Jokowi?

“Karakter bukan diajarkan lewat teori dan wejangan. Karakter diajarkan pakai teladan, dengan contoh nyata”. – Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta PinterPolitik.com Ada waktu untuk tertawa, ada...

Masa Suram Budiman Sudjatmiko dkk.

“Orang tua, pandanglah kami sebagai manusia. Kami bertanya, tolong kau jawab dengan cinta,” – Iwan Fals, Bongkar Pinterpolitik.com Mahasiswa bergerak. Ribuan mahasiswa  di seluruh penjuru negeri...

Anas Urbaningrum Segera Tantang SBY?

Baliho Anas Urbaningrum tiba-tiba terpasang di dekat Cikeas. Apakah mungkin Anas segera tantang SBY selepas bebas dari penjara?

More Stories

Fathimah Azzahra dan Warisan STOVIA

Seorang mahasiswi kedokteran memukau publik di panggung debat nasional. Mengapa cara bicaranya yang tenang justru terasa begitu radikal? 

Inul, Naykilla, dan Kebangkitan ‘Centil-isme’

Dari gaya dan goyang yang dulu dicekal, "centil" kini jadi identitas yang dirayakan. Apa yang sebenarnya sedang naik?

‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?

Serial Korea soal negara yang mengirim inspektur ke sekolah jadi sorotan. Mungkinkah fantasi itu yang sebenarnya dibutuhkan guru Indonesia?