HomeCelotehKetika Asing Komentari Tragedi Sriwijaya Air

Ketika Asing Komentari Tragedi Sriwijaya Air

Kecil Besar

“The people of Indonesia deserve to have a government that cares about their safety in air travel. This is happening too f**king much.” – Chrissy Teigen, model asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Di awal tahun 2020 ini, duka kembali menyelimuti suasana hati masyarakat Indonesia. Beberapa waktu lalu, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 dikabarkan jatuh di perairan sekitar Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Kabar ini tentu menjadi perhatian publik dan media kini. Bagaimana tidak? Muncul tuh perdebatan soal usia pesawat SJ 182 yang disebut-sebut telah lebih dari 20 tahun.

Nggak hanya publik dan media dalam negeri, sejumlah media asing juga memberitakan soal jatuhnya pesawat Sriwijaya Air ini. Salah satu sorotan ini juga datang dari salah satu artis dan model ternama asal Amerika Serikat (AS) lho, yakni Chrissy Teigen.

Istri dari penyanyi populer John Legend ini menyoroti lemahnya perlindungan dan keamanan penerbangan di Indonesia. Menurut Teigen, pemerintah harusnya peduli terhadap hak keamanan yang dimiliki oleh para penumpang – karena peristiwa ini dianggap terlalu sering terjadi.

Kabarnya sih, Indonesia disebut-sebut menjadi salah satu negara dengan jumlah kecelakaan pesawat tertinggi di Asia Tenggara. Sampai-sampai, sejumlah negara pernah melarang maskapai-maskapai Indonesia untuk terbang di wilayah udaranya – seperti AS dan negara-negara Eropa.

Baca Juga: SJ 182 dan Refleksi Budi Karya

Duka untuk SJ 182

Wah, apa jangan-janganyang dibilang Mbak Chrissy benar ya kalau pemerintah kurang peduli dengan masalah keselamatan yang menghantui dunia penerbangan Indonesia? Hmmgimana nih? Masa harus orang asing sih yang ngasih perhatian terhadap persoalan kita sendiri?

Kita tunggu nih klarifikasi dari Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Soalnya nih, kabarnya, Pak Budi kemarin sempat mencabut batas usia maksimal pesawat niaga – termasuk pesawat kargo dan penumpang – melalui Peraturan Menhub (Permenhub) Nomor PM 27 Tahun 2020 tentang Pencabutan Permenhub No. PM 155/2016 tentang Batas Usia Pesawat Udara yang Digunakan untuk Kegiatan Angkutan Udara Niaga.

Belum lagi, ada juga surat edaran terbaru dari Pak Menhub kemarin. Melalui Surat Edaran (SE) No. 3 Tahun 2021, Pak Budi mencabut peraturan batas penumpang 70 persen yang diterapkan untuk mencegah penularan Covid-19. Lha, bukannya kemarin pemerintah memutuskan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali ya?

Wah, Mbak Chrissy aja peduli tuh dengan kesalamatan penumpang pesawat di Indonesia? Apa mungkin Pak Menhub nggak mempertimbangkan juga nih kemungkinan adanya ancaman keselamatan dan kesehatan untuk penumpang di negara sendiri?

Eits, meski bisa jadi benar, Mbak Chrissy kayak-nya perlu hati-hati nih kalau mengomentari pemerintah Indonesia? Soalnya tuh, biasanya sih, mereka yang kritik sering kena hack dan serangan buzzer lho, Mbak. Coba tanya aja Bintang Emon dan Ravio Patra. Hehe. (A43)

Baca Juga: Tragedi Sriwijaya Air, Menhub Budi Terancam?

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu?