HomeCelotehKe Mana Megawati?

Ke Mana Megawati?

Kecil Besar

Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri bersama KH Ma’ruf Amin dan Jusuf Kalla (JK) menumpang mobil golf yang dikemudikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di peringatan HUT PDIP ke-46 pada tahun 2019 silam. (Foto: Istimewa)

Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto menerima kunjungan Ketum PPP Suharso Monoarfa di kantor DPP Partai Golkar. Lantas, kapan Suharso menemui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri?


PinterPolitik.com

Teman. Kata satu ini memang memiliki banyak arti dan range makna yang luas. Terkadang, kata ini kerap digunakan untuk menyebutkan rekan kerja atau mereka yang sekelas dengan kita. Namun, terkadang, kata satu ini juga disematkan kepada mereka yang kita anggap dekat dan akrab.

Namun, apa jadinya bila kita merasa ditinggalkan oleh mereka yang kita anggap sebagai “teman”. Perasaan akan tertinggal dan tak bisa mengejar keadaan tidak jarang membuat kita merasa sedih.

Bukan nggak mungkin, perasaan seperti ini tengah dirasakan oleh Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri. Gimana nggak? Dibandingkan tiga partai politik (parpol) – atau parpol warisan – dari zaman Orde Baru (Orba), PDIP tampak lebih anteng-anteng aja nih dibandingkan Golkar dan PPP.

Gimana nggak? Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PPP Suharso Monoarfa udah bertemu dua kali lho baru-baru ini. Beberapa hari lalu, misalnya, Pak Suharso mengunjungi kantor DPP Golkar dan mulai bahas soal koalisi di Pilpres 2024.

Waduh, masa iya Bu Mega mau ketinggalan nih? Apalagi, dengar-dengar nih Mbak Puan Maharani disebut-sebut hendak maju tuh di tahun politik tersebut.

Baca Juga: Megawati Minta PDIP Belajar dari Kodok

Politik Hewan ala Megawati

Coba lihat Pak Airlangga. Setelah ada banyak pihak yang mendukung buat maju sebagai calon presiden (capres), beliau langsung terlihat berkeliling dan menemui banyak parpol lain – mulai Ketum Nasdem Surya Paloh, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, hingga Ketum PPP Suharso Monoarfa. Wah, ke mana nih Bu Mega?

Baca juga :  Jika Ahok jadi Ketua KPK

Mungkin nih, Bu Mega ini berhati-hati nih di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai. Kan, Bu Ketum PDIP tersebut bilang sendiri kalau putra-putrinya malah melarang Bu Mega keluar-keluar dulu di tengah penularan virus misterius ini – mengingat bisa aja rentan tuh.

Wah wah, kalau begitu, Bu Mega bisa aja sebenarnya butuh seseorang yang bisa mengisi peran ketum nih. Mungkin, inilah mengapa Bu Mega kemarin ngomong kalau dirinya nggak masalah nih bila lengser. Hehe.

Hmm, kalau benar mau lengser, kira-kira siapa ya yang bakal dipilih untuk jadi ketum selanjutnya? Menarik nih buat terus diamati nasib PDIP tanpa Bu Mega nanti. (A43)

Baca Juga: Jokowi Siap Gantikan Megawati di PDIP?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Sambal Rocky Gerung Setelah Menghilang

“Sambala, sambala, bala sambalado. Terasa pedas, terasa panas.” – Ayu Ting Ting PinterPolitik.com Film pertama Rocky terlahir pada 1976. Sejak lahir doi langsung boyong tiga penghargaan...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?