HomeCelotehKAMI Jadi Target Penggembosan?

KAMI Jadi Target Penggembosan?

Kecil Besar

“Dan dari semua hal yang paling rahasia, tidak ada yang lebih penting daripada gerakan intelijen” – Sun Tzu, ahli strategi asal Tiongkok


PinterPolitik.com

Cuy, kalian tahu dong pastinya film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Film yang bercerita tentang keluarga yang biasa saja tertapi, pada satu momen, perbedaan dan perdebatan tak bisa terhindarkan.

Nah, dalam film ini, konflik awalnya muncul dari hal yang tidak terduga sama sekali tetapi ternyata datang bertubi-tubi. Berawal dari kasih sayang orang tua yang cenderung pilih kasih, hingga membuat anak yang lain merasa tidak diperhatikan sehingga membentuk konflik yang berkepanjangan dan merembet ke mana-mana.

Tidak jauh berbeda dengan model dan plot twist yang ada di cerita NKCTHI, dunia politik Indonesia pada akhir-akhir ini menemukan model dan fenomena yang hampir sama lohgengs.

Kalau di dunia perfilman ada NKCTHI, di dunia politik Indonesia ada yang namanya NKCTK3, bro, yaitu kepanjangan dari Nanti Kita Cerita Tentang KAMI, KITA, dan KALIAN. Keren kan? Jelas dong keren. Dunia politik Indonesia memang terkenal karena kreativitas aktor politiknya. Hehehe.

Nah, ini berawal dari sejumlah nama gerakan atau koalisi yang menggunakan akronim dari kata ganti orang ketiga marak bermunculan, cuy, dalam beberapa hari terakhir. Dimulai dengan KAMI yang merupakan kependekan dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia yang diinisiasi oleh Pak Din Syamsuddin dan kawan-kwan hingga memunculkan gerakan-gerakan lain seperti Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA).

Yaa, kalau dilihat-lihat sih memang dibentuknya KITA itu sebagai lawan tanding dari KAMI. Agar ke depannya, sudah ada beberapa orang yang pasti nanti akan backup pemerintah.

Ladalah, ternyata, belum juga lama muncul gerakan seperti dua kelompok tersebut, lah kok muncul lagi sebuah gerakan yang diinisiasi oleh aktivis dari Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Adamsyah Wahab, yang membuat gerakan alternatif, yaitu Kawanan Alternatif Lain Indonesia Antar Netizen (KALIAN).

Waladalah, ini kok rasa-rasanya gerakan sosial saat ini seperti lawakan Srimulat saja ya? Lah gimana? Ibaratnya, ini seakan malah gak ada harga dirinya gitu loh karena gerakan mereka ini kesannya hanya sebagai gerakan sosial yang hanya berkepentingan dengan hal-hal politis, momentum-an, dan cenderung disorientasi. Hadeuhh.

Namun, kalau kita amati secara mendalam, munculnya KITA dan KALIAN ini memang terkesan sebagai upaya untuk menggembosi gerakan KAMI ya, cuy. Ini sangat terlihat dari momentum kemunculan dan orientasi dari kedua kelompok tersebut.

Ya, kan strateginya memang mudah, cuy, dengan dimunculkannya beberapa gerakan berdasarkan model dan istilah hampir sama, itu akan cenderung membuat publik beranggapan bahwa ini hanya sebatas lelucon dan unsur kritisnya bakal memudar dan tidak tampak. Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Banner Ruang Publik
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...