HomeCelotehInikah Formula 4L ala Jokowi?

Inikah Formula 4L ala Jokowi?

Kecil Besar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk jadi komandan dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali. Apakah ini formula kebijakan 4L ala Jokowi?


PinterPolitik.com

Kalian pernah ngerasa nggak sih kalau semakin ke sini semakin sedikit teman kalian? Kayak gimana yaKayak teman kalian jadi hanya itu-itu aja. Mungkin, jadinya, circle inti kalian isinya hanya ada sedikit orang yang berarti di hidup kalian.

Bisa dibilang, circle ini adalah orang-orang yang benar-benar tahu dan kenal sama diri kalian – mulai dari keseharian kalian hingga sifat-sifat tersembunyi kalian. Anggapannya, teman-teman yang seperti ini nih yang rasanya udah menjadi seperti saudara sendiri.

Terkadang nih, kalau lagi nongkrong bersama mereka, muncul tuh sebuah pertanyaan di antara kalian, “Yahlu lagi, lu lagi. Bosen gue.” Hmm, kalau kalian dapat pertanyaan gitu, jawab aja gini, “Ya, harus gimana lagi? Lu doang yang gue percaya.” CeilahHehe.

Nah, mungkin, pertanyaan dan pernyataan macam itu nggak hanya berlaku di tongkrongan aja nihgaes. Bisa jadi, ini juga berlaku di lingkungan politisi dan pejabat pemerintahan.

Buktinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk menjadi komandan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali. Kabarnya nih, Pak Luhut lah yang meformulasikan bagaimana PPKM Darurat ini diterapkan, gaes.

Baca Juga: Koalisi Jokowi Abaikan Luhut?

Luhut Lagi Luhut Lagi

Hmm, dulu, waktu kasus Covid-19 melonjak pada September 2019, Pak Luhut juga ditunjuk lho buat secara intensif mengawasi pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah provinsi. Eh, sekarang, Pak Jokowi menunjuk Pak Luhut lagi. Mungkin, dua orang ini emang sohib kental ya, gengsHehe.

Atau, mungkin nih, Pak Jokowi punya formula rahasia nih dalam menerapkan dan merangkai kebijakan-kebijakannya. Formula rahasia itu adalah 4L, yakni “Luhut Lagi Luhut Lagi”. Hehe, bukan lu lagi lu lagi jadinya dong.

Ya, mungkin nih, pilihan Pak Jokowi yang selalu jatuh ke Pak Luhut bisa jadi bukan tanpa alasan. Selain bisa aja emang sohib, Pak Menko Marves ini sepertinya selalu berhasil tuh melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik.

Baca juga :  Kicepisme Pragmatis Politik

Waktu mengawasi langsung PSBB pada September 2020 silam, misalnya, Pak Luhut diklaim berhasil lho menurunkan jumlah kasus positif Covid-19 di sembilan provinsi. Mungkin, buat Pak Jokowi, Pak Luhut ini adalah the right man yang always gets the job done gitugaes.

Ya, mimin sebagai masyarakat hanya berharap semoga PPKM Darurat yang akan dikomandani oleh Pak Luhut ini bakal berhasil kembali menekan penularan Covid-19 selama bulan Juli ke depan lah. Lagipula, masyarakat juga berharap pandemi ini segera selesai kok, Pak. (A43)

Baca Juga: Luhut Akui Kesalahan Pemerintah?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?