HomeCelotehHanya Pratikno Yang Dipercaya Jokowi?

Hanya Pratikno Yang Dipercaya Jokowi?

“Pak Mensesneg diperintahkan langsung oleh Presiden Jokowi untuk mengantar naskah UU Cipta Kerja ke NU dan MUI”. – Bey Machmudin, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media


PinterPolitik.com

Tersebutlah Marcus Vipsanius Agrippa, tangan kanan dan orang kepercayaan Caesar Augustus, sang kaisar besar Romawi. Memang tak banyak orang berkisah tentang sosok Agrippa. Namun, jika ada satu tokoh yang harus ditunjuk sebagai orang yang berjasa besar untuk kesuksesan kekuasaan Augustus, maka orang itu adalah Agrippa.

Selama 15 tahun ia menjadi co-emperor – kalau ingin disebut demikian, orang kedua setelah kaisar – di era tersebut. Ia dikenal sebagai jenderal perang yang sangat berbakat di daratan, bisa pula memimpin pertempuran di laut, sering dianggap sebagai diplomat yang pragmatis, pejabat publik yang pekerja keras, filantropi yang murah hati dan sahabat yang sangat loyal.

Hmm, intinya kisahnya positif lah tentang si Agrippa ini. Doi selalu jadi tokoh yang bisa diandalkan oleh Augustus untuk misi atau pekerjaan apa pun, mulai dari menumpas pemberontak di utara Spanyol hingga memperbaiki selokan mampet di kota Roma. Orang yang dapat diandalkan dalam segala hal.

Bahkan, dalam segala kejayaan Augustus – yang saking hebatnya namanya masih dipakai hingga saat ini sebagai nama bulan ke-8 dalam kalender masehi – sang kaisar itu dianggap tak akan bisa sukses tanpa sosok Agrippa.

Nah, kisah tentang Agrippa ini menarik untuk dijadikan refleksi dalam konteks yang terjadi pada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. Doi ini emang bisa dibilang sebagai salah satu menteri terdekat Presiden Jokowi dan selalu menjadi perpanjangan tangan sang presiden dalam hampir setiap langkah krusial.

Yang terbaru, Pak Pratikno diminta Presiden Jokowi untuk menemui Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengantarkan naskah UU Cipta Kerja yang beberapa waktu terakhir jadi produk hukum paling kontroversial di hadapan publik. Doi juga akan menjelaskan mengapa pemerintah melihat UU ini penting untuk segera dijalankan saat ini.

Baca juga :  Di Balik 'Panggil-panggil' ala Jokowi

Konteks ini menarik untuk dilihat mengingat di tengah penolakan yang masif, pemerintah mau tidak mau memang harus berupaya membangun komunikasi yang lancar ke semua pihak. Harapannya tentu saja dengan komunikasi yang terbuka, tidak ada disinformasi serta UU Cipta Kerja bisa diterima oleh lapisan masyarakat.

- Advertisement -

Wih, emang misi yang penting banget nih yang diemban oleh Pak Pratikno. NU dan MUI emang jadi dua institusi berbasis keagamaan yang sangat penting untuk didekati. Katanya sih mau ke Muhammadiyah juga, namun pemimpin ormas tersebut disebut sedang ada di luar kota.

Pak Pratikno sendiri sudah dipercaya loh sebelum Pak Jokowi berkuasa pada 2014 lalu, yakni ketika jadi bagian dari tim transisi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Pada 2019 lalu juga mantan Rektor UGM ini jadi semacam pimpinan tim internal yang menyeleksi cawapres untuk Presiden Jokowi. Publik tentu masih ingat tentang Mahfud MD yang sudah siap-siapa ukur baju untuk jadi cawapres, walaupun pada akhirnya tidak jadi. Itu juga yang menghubungi adalah Pak Pratikno.

Hmm, menarik nih untuk ditunggu kiprah selanjutnya dari doi. Sejauh ini publik emang melihat bagaimana vitalnya peran Pak Pratikno buat pemerintahan Presiden Jokowi. Emang tangan kanan sejati nih. (S13)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Prabowo dan Kucing-kucing Politik

Ketum Gerindra Prabowo Subianto menyapa followers-nya dengan foto kucing di Twitter. Inikah kucing-kucing politik ala Prabowo Subianto?

Siapa Cocok Jadi Cawapres Ganjar?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebut eksistensi calon pengantin adalah syarat pertama nikah. Bagaimana dengan cawapres buat Ganjar?

Kaesang, Milenial-Gen Z Tipikal?

Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, dikabarkan tertarik untuk masuk politik. Apakah Kaesang ini Milenial-Gen Z tipikal?

Di Balik ‘Panggil-panggil’ ala Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) panggil banyak figur, mulai dari menteri, pimpinan partai, pimpinan ormas, hingga akademisi. Ada apa di balik ini?

Janji Anies untuk Prabowo Palsu?

Sandiaga Uno menyebutkan bahwa Anies Baswedan punya sebuah perjanjian dengan Prabowo Subianto. Apakah janji itu hanya janji palsu?

Ganjar Perlu Kalkulasi Lagi di 2024?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Rawon Kalkulator di Surabaya. Apa Ganjar perlu belajar 'kalkulasi' 2024 ke mereka?

AHY Bukan Jodoh Anies di 2024?

Partai Demokrat telah umumkan dukung Anies Baswedan sebagai capres 2024 tetapi serahkan cawapres ke Anies. Apakah AHY bukan jodoh Anies?

More Stories

Mengapa BBM Bisa Bahayakan Jokowi?

Pemerintah telah menaikkan harga BBM. Pertalite naik hingga 30 persen, dari sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kebijakan ini kemudian...

Kasus Sambo Untungkan Jokowi?

Bergulirnya kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo memang menarik perhatian masyarakat luas. Isu ini bahkan mengalahkan narasi krisis ekonomi yang kini...

Ini Alasan 2024 Harus Kandidat Militer

Peningkatan kapasitas militer Tiongkok dan manuver yang dilakukan oleh negara tersebut atas Taiwan diprediksi akan memanaskan situasi politik di Asia Timur. Banyak ahli geopolitik...