HomeCelotehGiring Ikuti Pendapat Albert Camus

Giring Ikuti Pendapat Albert Camus

Kecil Besar

“Kita juga memberitahukan masalah pencapresan ini dan alhamdulillah Pak Jokowi menyambut dengan sangat baik”. – Giring Ganesha, Plt Ketum PSI


PinterPolitik.com

Nama Giring Ganesha alias Giring eks Nidji emang jadi salah satu tokoh yang paling banyak disorot beberapa waktu terakhir. Setelah sebelumnya resmi menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSI menggantikan Grace Natalie, kini Giring disebut-sebut resmi mendeklarasikan dirinya juga menjadi calon presiden untuk 2024.

Duh, Pilpres 2019 aja baru berasa kayak minggu lalu, eh ini udah copras capres buat 2024. Pada nggak sabaran amat sih. Uppps.

Tak heran emang banyak kritikan yang mengarah pada Giring secara personal dan PSI sebagai partai politik. Banyak di antaranya yang menyebutkan bahwa manuver PSI ini caper alias cari perhatian. Pertama, tentu saja untuk tujuan mensosialisasikan posisi Giring sebagai Plt Ketum PSI. Dan kedua, tentu saja untuk menarik perhatian publik pada partai yang mayoritas diisi oleh anak muda ini.

Tidak sedikit pula yang menyebut apa yang dilakukan oleh Giring ini terkesan absurd atau konyol atau mustahil karena jangankan mencalonkan presiden, PSI sendiri saat ini belum punya kursi di parlemen pusat. Bagaimana mungkin mau mencalonkan kandidat sebagai capres jika tak punya kursi mumpuni di parlemen?

Tapi emang benar juga sih, soalnya istilah absurditas itu emang cukup melekat pada PSI. Publik tentu masih ingat iklan-iklan partai tersebut jelang Pemilu 2019 lalu. Ada yang makan ketoprak pakai nasi, tebak-tebakan resepsionis, dan lain sebagainya, yang semuanya bikin orang yang menyaksikannya mengernyitkan dahi sambil pesan bubur ayam. Hahahaha. Uppps.

Konteks absurditas ini sebetulnya hal yang lumrah aja sih digunakan dalam marketing politik. Soalnya yang dikejar oleh PSI kala itu adalah top of mind alias citra brand partai di mata publik. Maka, semakin absurd sebetulnya makin baik.

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Nah, hal yang serupa sepertinya terjadi kembali dalam kasus pencapresan Giring. PSI sepertinya mengincar top of mind masyarakat. Apalagi Giring merupakan figur publik yang sangat dikenal berkat kiprahnya di dunia hiburan bersama grup musik Nidji.

Selain itu, soal absurditas ini sebetulnya mengamini pendapatnya filsuf asal Prancis, Albert Camus bahwasanya pada tempat yang paling dasar dalam hidup manusia sebetulnya melekat konteks absurditas itu. Wih, jangan-jangan Giring berguru pada apa yang dibilang oleh Albert Camus nih. Uppps.

Yang jelas, kalaupun Giring beneran ingin maju di Pilpres 2024, sudah selayaknya mulai ukur jalan nih sejak sekarang. Siapa tahu kalau dirasa terlalu berat, mungkin bisa mundur sejak jauh-jauh hari. Hehehe. Uppps. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Humor ‘Receh’ Jokowi

“Selera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.” PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono ‘Si Pengguncang’ Dunia

“Beri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

PSI, dari Achilles ke Batman

“Kamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kita”. – Odysseus, dalam film “Troy” PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

Mencari Jejak Cak Imin

“Where'd you go? I miss you so. Seems like it's been forever that you've been gone” – Skylar Grey, penyanyi asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Sebagian besar...

Ma’ruf Amin yang Dirindukan

“I miss you, I miss you” – blink-182, grup band pop-punk asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Tahun 2020 baru saja dimulai dengan memasuki awal bulan Januari. Namun,...

Prabowo vs Ma’ruf ‘Panaskan’ Tangsel

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih” – Jenderal Soedirman, Jenderal Revolusi Indonesia PinterPolitik.com Adakah di sini yang nge-fans sama Cristiano Ronaldo...

More Stories

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Komprador Gurita Batu Bara

Pemadaman listrik bergilir kembali menghantui sejumlah wilayah Indonesia. Di baliknya, PLN menghadapi defisit 20 juta ton batu bara yang belum dikontrak dari total kebutuhan 154 juta ton per tahun. Menteri Bahlil sempat membantah, namun tim koordinasi darurat sudah dibentuk — tanda masalah ini lebih serius dari yang diakui.

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...