HomeCelotehDi Balik Sate Luhut-Prabowo

Di Balik Sate Luhut-Prabowo

Kecil Besar

“Ingatkan ku semua, wahai sahabat. Kita untuk selamanya, kita percaya,” – Peterpan, Sahabat


PinterPolitik.com

Kisah persahabatan antardua insan sepertinya selalu bikin hati sejuk ya. Gimana enggak, banyak orang berharap bisa punya orang yang selalu ada buat dirinya, sehingga kisah semacam itu kerap jadi inspirasi agar punya teman di kala senang ataupun susah.

Nah, kisah persahabatan semacam ini ternyata ada juga di dalam Kabinet Indonesia Maju. Adalah Menteri Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang punya kisah pertemanan yang cukup kental meski sudah bertahun-tahun.

Jadi, Pak Luhut dan Pak Prabowo ini beberapa waktu lalu baru aja ketemu di kantornya Pak Luhut. Pas lagi ketemu itu, kedua sosok menteri berlatar militer ini menyantap sajian berupa sate kambing. Wah, bikin ngiler ya!

Pertemuan dua sahabat ini tergolong unik, karena meski keduanya punya sejarah bersama, keduanya sempat kesulitan untuk bertemu terutama di momen Pilpres 2019 beberapa waktu lalu.

Pak Luhut kan sempat diutus Pak Jokowi untuk bertemu Pak Prabowo setelah pencoblosan usai, tapi niatan mantan Menkopolhukam untuk bertemu sahabatnya itu tak terlaksana.

Akhirnya, setelah sempat kesulitan di Pilpres lalu, Pak Luhut bisa juga membagi waktu dengan sahabatnya itu, sambil makan sate lagi. Rupanya, posisi serupa sebagai menteri dapat membuka kembali jalur silaturahmi yang sempat tersendat tatkala pesta demokrasi.

Ternyata, di balik pertemuan itu, dua sahabat tersebut gak cuma sekadar makan sate doang. Di balik itu semua, keduanya ternyata membicarakan isu yang cukup penting. Kalau kata Pak Luhut, ada isu penting yang dibahas, salah satunya soal pertahanan. Selain itu, keduanya juga membahas tentang potensi investasi yang akan datang dari Uni Emirat Arab (UAE).

Baca juga :  Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Wah, ternyata, kalau persahabatan sudah sekelas menteri, meski sambil makan sate, masih ada isu penting yang dibahas ya.

Di luar itu, mungkin bakal ada juga yang mengaitkan posisi Pak Luhut sebagai sahabat Pak Prabowo ini dengan posisi Ketum Partai Gerindra itu di dalam kabinet.

Pak Prabowo ini kan sosok yang cukup berpengaruh dalam politik negeri ini, memimpin partai dengan perolehan suara besar pula. Nah, sosok sekelas Pak Prabowo ini boleh jadi harus dipastikan agar selalu berada di bawah komando Pak Jokowi.

Merujuk pada hal itu, ada kabar kalau Pak Luhut ini ditugaskan Pak Jokowi untuk “menjaga” Pak Jokowi. Berdasarkan hal tersebut, mungkin aja pertemuan itu, ada sesuatu di baliknya selain sekadar makan sate.

Tapi ya itu semua masih berupa pertanyaan. Yang jelas, kita nikmati aja persahabatan kedua menteri ini. Kan bingung juga kalau para menteri para ribut di depan publik, mending bersahabat dan makan sate bareng seperti Pak Luhut dan Pak Prabowo. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...