HomeCelotehDi Balik Prabowo Membisu

Di Balik Prabowo Membisu

“Namun, kau masih bisu diam seribu bahasa” – Dewa 19, grup band asal Indonesia


PinterPolitik.com

Siapa yang tidak pernah dengar lagu dari sebuah grup band legendaris yang bernama Dewa 19? Hampir semua warga Indonesia pasti se-enggak-nya tahu dan pernah dengar soal band satu ini.

Grup band yang dulu berisikan personil seperti Ahmad Dhani, Once Mekel, Ari Lasso, Andra Junaidi, dan sebagainya ini merupakan grup band rock yang lahir di Surabaya pada tahun 1986. Tidak dipungkiri, karya-karya dari grup band satu ini turut membekas dalam sejarah permusikan Indonesia.

Salah satu lagunya yang populer adalah “Pupus”. Kurang lebih, lagu itu bercerita soal rasa cinta seseorang yang bertepuk sebelah tangan. Pasalnya nih, meski segala upaya telah dilakukan, cinta kepada orang yang dicintainya itu tidak berbalas – dan malah hanya membisu dan diam seribu bahasa.

Mungkin nih, lirik dari lagu ini juga tengah dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Soalnya, nggak dipungkiri juga kalau banyak warganet yang kini menunggu-nunggu statement dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Padahal nih, sosok yang dulu menjadi lawan politik bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019 ini selalu ditunggu-tunggu tuh suaranya. Bahkan, Pak Prabowo dulu sering lho menjadi figur yang bersuara paling lantang – apalagi ketika musim Pilpres dalam mengkritik pemerintah. Hehe.

Soal penanganan pandemi Covid-19, misalnya, Pak Prabowo langsung bersaksi bahwa Pak Jokowi akan terus berjuang demi kepentingan rakyat di tengah keraguan atas kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Pak Menhan juga dulu langsung angkat bicara soal polemik Laut China Selatan (LCS) ketika sejumlah kapal asing Tiongkok memasuki wilayah Laut Natuna Utara.

Baca juga :  Di Balik TikTok Zulhas-RK
- Advertisement -

Baca Juga: Prabowo Tersandung Mimpi Maritim Tiongkok?

Disusupi Drone Laut Prabowo Kecolongan

Hmm, pokoknya, dengan karisma beliau, Pak Prabowo ini semacam figur yang tidak pernah diam dalam diskursus publik. Bahkan nih, Pak Menhan dulu juga tampak tegas beraksi untuk menjemput sejumlah bantuan alat kesehatan (alkes) pada tahun 2020 lalu lho.

Lha, tanpa disangka, Pak Prabowo kini tampak membisu dan diam seribu bahasa lho. Padahal nih, sebagian besar masyarakat menanti-nanti pernyataan-pernyataan karismatik beliau.

Mendengar hal ini, Pak Prabowo akhirnya angkat bicara tuh. Kata beliau, dengan posisinya sebagai Menhan, dirinya tidak bisa banyak berbicara di publik. Beliau pun mencontohkan kekuatan pertahanan yang harus senantiasa dijaga kerahasiaannya.

Hmm, Pak Prabowo ini gimana toh? Kan, yang ditunggu-tunggu sama publik bukan soal kekuatan pertahanan aja. Soal kasus korupsi izin ekspor benih lobster yang melibatkan salah satu kader Gerindra, misalnya, Pak Menhan hanya sesekali saja angkat bicara.

Selain itu, soal Front Pembela Islam (FPI), Pak Prabowo juga jarang tampak batang hidungnya tuh. Padahal nih, organisasi masyarakat (ormas) yang dulu menjadi rekannya pada Pilpres 2019 ini sekarang sudah dibubar-in lho sama pemerintah. Waduhnggak kangen nih, Pak?

Hmm, apa jangan-jangan ada rahasia uga yang disimpan Pak Prabowo di luar kekuatan pertahanan ya? Apa Pak Ketua Umum (Ketum) Gerindra ini emang sedang bermanuver dua kaki – mengingat tetap ada di pemerintahan meski Wakil Ketum (Waketum) Gerindra Fadli Zon terus berkoar membela FPI? Hehe.

Ya, terlepas dari kemungkinan-kemungkinan itu, semoga aja Pak Prabowo bisa bicara lebih banyak lagi lah di kemudian hari nanti. Siapa nih yang rindu Pak Prabowo yang dulu selalu aktif di mata publik? (A43)

Baca juga :  Prabowo and the Halalbihalal Show
- Advertisement -

Baca Juga: Sudah Saatnya Prabowo Tiru Megawati?

spot_img

#Trending Article

Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi hubungan yang tidak mesra antara PKB dengan PBNU. Jika ketegangan terus...

Joe Biden Menginspirasi Prabowo?

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari, KH Irfan Yusuf Hakim (Gus Irfan), menyebut KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah berucap bahwa Prabowo...

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Mengapa Jokowi Merasa Kesepian?

Rocky Gerung menyebut batin Jokowi kini tengah kesepian kala momen Hari Raya Idulfitri 1443H. Mengapa Jokowi merasa kesepian?

Megawati sang Profesor

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of The Arts (SIA), Korea Selatan. Apakah ini menunjukkan Megawati seorang politisi...

Kenapa Megawati Singgung BTS?

Ketika menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA) Korea Selatan (Korsel), Megawati Soekarnoputri menyebut tidak ingin kalah dari cucunya yang...

Anies Lagi, Anies Lagi

Beberapa pihak menyebut nama Jakarta International Stadium (JIS) melanggar undang-undang karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Apakah kritik ini terjadi karena yang merampungkan pembangunannya adalah...

More Stories

Di Balik TikTok Zulhas-RK

Selain bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil juga membuat video TikTok dan Reels.

“Permainan Bahasa” Anies Ganggu PDIP?

PDIP dan PSI persoalkan penamaan Jakarta International Stadium (JIS) yang gunakan Bahasa Inggris. Apakah ini permainan bahasa Anies vs PDIP?

Cak Imin Bisa “Tenggelam”?

Politikus PKB Umar Hasibuan sebut soal kemungkinan ancaman pembajakan terhadap PKB. Bila terjadi, mungkinkah Cak Imin bisa makin tenggelam?