HomeCelotehDi Balik KPK Tangkap Edhy-Juliari

Di Balik KPK Tangkap Edhy-Juliari

Kecil Besar

“Iya, pilih yang menang. MU sudah lama kalah terus” – Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Indonesia


PinterPolitik.com

Akhir-akhir ini, publik dikejutkan dengan sejumlah penangkapan para pejabat pemerintahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gimana nggak kaget? Wong sejumlah pejabat ditangkap secara beruntun dalam waktu yang terbilang tidak lama.

Setelah Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo, kini giliran Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara yang diduga melakukan tindak pidana korupsi terhadap kebijakan bantuan sosial (bansos). Sedihnya lagi nih, kebijakan bansos ini pada mulanya ditujukan untuk mereka yang terdampak secara ekonomi oleh pandemi Covid-19 lho.

Ya, namanya berita-berita fenomenal pasti mengundang perhatian dan komentar berbagai pihak dong. Salah satunya datang dari seorang pengamat politik yang bernama Rocky Gerung.

Melihat berita penangkapan beruntun ini, Pak Rocky ini pun menganalogikan fenomena-fenomena ini bak sebuah permainan. “Skor 1-1 antara Hambalang dan Teuku Umar. Draw. Buat Jokowi (Joko Widodo) 2-0,” begitu ujar Rocky dalam sebuah video di YouTube.

Hambalang yang dimaksud Pak Rocky di sini adalah Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. Sementara, Teuku Umar adalah Megawati Soekarnoputri dan PDIP.

Wah, kalau menganalogikan dengan perolehan skor begini, jadi ingat klasemen ala Liga Inggris deh. Soalnya tuh, peringkat klasemen dalam liga-liga sepak bola ini juga dipengaruhi oleh perolehan skor gol dalam masing-masing pertandingan. Hehe.

Hmm, kalau dibawa ke situasi politik Indonesia gini, siapa ya yang bakal memuncaki klasemen? Biasanya kan PDIP dan Gerindra tuh yang memuncaki klasemen – apalagi udah mendominasi di berbagai Pemilu juga.

Jadi ingat dengan salah satu tim yang dijuluki Setan Merah. Kalau nggak salah tuh, tim yang bernama Manchester United (MU) dulu juga kerap jadi juara lhoHmmtapi, kalau sekarang gimana ya? Mungkin, para penggemar sepak bola bisa menjawab. Hehe.

Kan, namanya juga dinamika politik. Nggak ada yang nggak mungkin. Apalagi, partai berlambang kepala banteng ini kan udah beberapa kali tuh terjegal kasus korupsi – misal kasus Harun Masiku yang sampai sekarang belum ditangkap. Hehe.

Ya, terlepas dari itu semua – dan meski sama-sama berwarna merah nih, semoga aja dua perisitiwa penangkapan baru-baru ini bisa sama-sama jadi motivasi buat koreksi ya. Mari kita amati saja kembali dinamika klasemen liga KPK mendatang. (A43)

Baca juga :  Sultan Jogja: Simpul Kuasa Indonesia
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

Keluarga Fahri ‘Terlatih’?

“Dengan modal keberanian dan teror saja, tak banyak yang bisa dicapai dalam kehidupan modern begini.” ~ Pramoedya Ananta Toer PinterPolitik.com Sempat disebut sebagai politikus independen, Wakil...

More Stories

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’

Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa?