HomeCelotehCovid-19, Moeldoko Di Mana?

Covid-19, Moeldoko Di Mana?

“Ketemu dengan teman lama Jenderal Moeldoko, mantan Pangab dan Ketua (Kepala) KSP. Ngobrol santai, sudah lama ndak nikmati cigar berdua”. – Rizal Ramli, Mantan Menko Kemaritiman


PinterPolitik.com

Nama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memang beberapa waktu terakhir jarang mencuat ke pemberitaan. Padahal, jika berkaca beberapa waktu sebelumnya, Moeldoko boleh dibilang menjadi salah satu tokoh sentral di kabinet Presiden Jokowi yang selalu memberikan pernyataan terkai masalah apa pun.

Nah, berita terakhir tentang Moeldoko justru datang dari kunjungan mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli. Disebutkan bahwa pertemuan keduanya dilangsungkan di kantor Moeldoko. Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu mengaku sudah lama tidak bersua dengan Moeldoko dan menikmati cigar alias cerutu bersama mantan Panglima TNI tersebut.

Wih, temu kangen yang keren nih sambil ngerokok bareng. Udah gitu ngerokoknya cigar pula, berasa kayak di film-film gitu nggak sih? Uppps.

Kunjungan ini sebetulnya menarik. Pertama karena Rizal Ramli adalah salah satu sosok yang kerap mengkritik keras pemerintahan Presiden Jokowi, terutama terkait kebijakan di bidang ekonomi. Wajar jika banyak pihak yang kemudian berspekulasi terkait kemungkinan doi diajak oleh Pak Moeldoko untuk jadi bagian dari pemerintahan Pak Jokowi.

Dan yang kedua, tentu saja kunjungan ini menarik karena akhirnya kita tahu Pak Moeldoko ada di mana. Bukannya gimana-gimana ya, berita tentang Pak Moeldoko yang terakhir muncul di berbagai media adalah pencalonan doi sebagai Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia alias PBSI dua minggu lalu. Kala itu, disebutkan bahwa beberapa legenda Bulu Tangkis memang menginginkan agar Pak Moeldoko mengambil alih tampuk kepemimpinan di organisasi tersebut.

Wih, buat gantiin Pak Wiranto apa gimana nih? Soalnya Ketua PBSI saat ini memang dijabat oleh Pak Wiranto.

Baca juga :  Kemiskinan, Senjata PKS Serang Jokowi?

Hmm, yang jelas, publik emang menanti kemunculan Pak Moeldoko. Soalnya, doi emang jadi salah satu tokoh yang dinanti pernyataan-pernyataannya.

- Advertisement -

Atau jangan-jangan Pak Jokowi sendiri nih yang minta Pak Moeldoko untuk tidak banyak berkomentar dan melakukan tugas-tugasnya dalam senyap? Beh, berasa kayak ninja nih Pak Moeldoko. Hehehe.

Well, apapun itu, yang jelas kunjungan Rizal Ramli ke kantor Pak Moeldoko memang menunjukkan bahwa doi tetap melaksanakan fungsinya sebagai salah satu penyambung jalan lah di kabinet Pak Jokowi.

Kalau Pak Luhut Binsar Pandjaitan diibaratkan sebagai striker di kabinet yang memastikan semua program – termasuk penanganan Covid-19 – bisa berhasil dan menjadi sebuah gol, Pak Moeldoko bisa diibaratkan sebagai penjaga gawangnya. Doi bertugas menjaga agar gawang pemerintahan tidak kebobolan. Hehehe.

Menarik nih buat ditunggu apa langkah dan berita selanjutnya dari Pak Moel. (S13)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Menanti Dansa Puan-Ganjar

Ganjar Pranowo sebut Megawati beri arahan agar kepala daerah tidak dansa politik. Padahal, Puan dan Ganjar perlu berdansa politik untuk PDIP.

SBY-JK-Paloh Adalah Nakama?

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla (JK), dan Surya Paloh disebut tengah bangun koalisi. Apakah ini sebuah koalisi "nakama"?

PDIP Selalu Gagal Move On?

Akhir-akhir ini, PDIP selalu ungkit masa lalu dalam upayanya untuk kritik Demokrat. Apakah PDIP ini selalu gagal move on?

Rocky Sebenarnya Fans Luhut?

Momen langka terjadi! Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya bertemu langsung dengan pengkritik terpedasnya, yakni Rocky Gerung.

Puan Capres Kok Moody-an?

“Mbak Puan kaget, 'Lho, kok kamu yang memegang kaos?', Mbak Puan itu bertanya bukan marah.” – Said Abdullah, Ketua DPP PDIP PinterPolitik.com  Video yang memperlihatkan Ketua DPP PDIP Puan...

Prabowo Guru BP Andika-Dudung?

“Ini semua menjadi rahasia umum Pak, rahasia umum. Jenderal Andika, di mana ada Jenderal Andika tidak ada KSAD” – Effendi Simbolon, anggota Komisi I...

Cak Imin Jodohkan Puan-Prabowo?

“Jika ingin menang berbasis bekal elektabilitas ia akan bersama Prabowo. Namun jika ingin menang berdasarkan soliditas mesin partai dan dukungan kekuasaan, Cak Imin akan...

More Stories

Mengapa BBM Bisa Bahayakan Jokowi?

Pemerintah telah menaikkan harga BBM. Pertalite naik hingga 30 persen, dari sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kebijakan ini kemudian...

Kasus Sambo Untungkan Jokowi?

Bergulirnya kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo memang menarik perhatian masyarakat luas. Isu ini bahkan mengalahkan narasi krisis ekonomi yang kini...

Ini Alasan 2024 Harus Kandidat Militer

Peningkatan kapasitas militer Tiongkok dan manuver yang dilakukan oleh negara tersebut atas Taiwan diprediksi akan memanaskan situasi politik di Asia Timur. Banyak ahli geopolitik...