HomeCelotehBang Toyib, Biang RUU Ketahanan Keluarga?

Bang Toyib, Biang RUU Ketahanan Keluarga?

Kecil Besar

“Bang Toyib, Bang toyib, kenapa tak pulang-pulang?” – Ade Irma, penyanyi dangdut asal Indonesia


PinterPolitik.com

Akhir-akhir ini, terdapat banyak rancangan undang-undang (RUU) yang menarik perhatian publik. RUU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker atau Cilaka) yang menjadi salah satu omnibus law misalnya, menjadi sorotan karena dianggap mengesampingkan hak-hak buruh.

Selain mengesampingkan hak-hak buruh, RUU ini juga dikritik karena memiliki pasal yang memperbolehkan pemerintah untuk mengubah ketentuan UU melalui Peraturan Pemerintah (PP). Pasal ini dikritik karena telah melangkahi proses pembuatan UU dan ketentuan yang tercantum dalam UUD RI 1945.

Namun, di luar pusing-pusing mengenai omnibus law, terdapat juga RUU lainnya yang kini mendapat banyak kritik, yakni RUU Ketahanan Keluarga. Bagaimana tidak? RUU satu ini dianggap terlalu mencampuri urusan rumah tangga setiap warga negara Indonesia.

Soal pembagian peran antara suami dan istri misalnya, dianggap terlalu mengesampingkan prinsip dan nilai kesetaraan gender. Selain itu, RUU satu ini juga dianggap terlalu mengatur hal-hal yang nyeleneh, seperti cara-cara melakukan hubungan intim antara suami dan istri.

Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PAN Ali Taher Parasong – salah satu pengusul RUU Ketahanan Keluarga, peraturan ini menjadi penting bagi masyarakat Indonesia. Katanya sih, perceraian di Indonesia bisa mencapai ratusan ribu lho per tahun.

Perceraian yang banyak ini – menurut Pak Ali – terjadi akibat ketidakharmonisan keluarga, seperti kesuitan ekonomi dan perselingkuhan. Oleh sebab itu, beliau berharap RUU tersebut dapat menurunkan angka perceraian di Indonesia.

Tapi nih, uniknya, Pak Ali memberikan perilaku Bang Toyib sebagai salah satu contoh dari berbagai penyebab perceraian. Katanya sih, Bang Toyib ini nggak pulang-pulang sehingga menyebabkan ketidakharmonisan di keluarganya.

Hmm, memangnya Pak Ali kenal ya dengan Bang Toyib? Istrinya saja nggak tahu Bang Toyib lagi ada di mana dan sedang ngapain. Kok Pak Ali merasa tahu soal Bang Toyib? Wah, kalau gitu, seharusnya Pak Ali segera memberi tahu istri Bang Toyib dong.

By the way, siapa tahu Bang Toyib sedang bekerja buat memenuhi aturan-aturan yang ada di RUU Ketahanan Keluarga. Kan, RUU itu juga bilang kalau suami sebagai kepala keluarga wajib dong memenuhi kebutuhan rumah tangga dan memiliki tempat huni yang layak.

Ya, bagaimana pun juga, Bang Toyib ini kan tokoh fiktif. Masa iya tokoh yang tak nyata gini dijadikan inspirasi RUU Ketahanan Keluarga? (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Menyikap Tubir Milbus
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?