HomeCelotehArti Anggrek Anies untuk Susi

Arti Anggrek Anies untuk Susi

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Susi Pudjiastuti menerima sejumlah tanaman bunga anggrek yang dikirim oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Apa arti di balik bunga anggrek kiriman Anies untuk Susi ini?


PinterPolitik.com

“Simpan mawar yang kuberi. Mungkin wanginya mengilhami” – Dewa, “Risalah Hati” (2000)

Semua pasti tahu kalau bunga kerap digunakan untuk melambangkan keindahan. Alhasil, bunga selalu menjadi jawaban bagi mereka yang ingin menyampaikan pesan-pesan yang indah.

Mungkin, inilah mengapa Dewa menulis lirik lagu “Risalah Hati” (2000) dengan gaya bahasa yang melibatkan bunga-bungaan. Siapa tahu kan keindahan bisa mengilhami dan menginspirasi isi hati seseorang?

Hayoo, siapa yang biasanya beli bunga ketika si doi sedang marah? Hmm, kalau mimin sih nggak pernah. Ya, gimana lagi? Orang yang dibelikan bunga pun masih imajiner. Huhu.

Nah, mungkin nih, upaya memberikan bunga seperti ini juga biasa dilakukan oleh mereka yang menjadi pejabat dan politisi. Salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Awalnya nihnggak ada yang tahu lho kalau Pak Anies punya rencana demikian. Namun, tiba-tiba, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Susi Pudjiastuti mengunggah sebuah video di Twitter yang berisikan ucapan terima kasih kepada Pak Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Susi-Anies Tenggelamkan PDIP?

Ganjar Susi atau Anies Susi
- Advertisement -

Ternyata, oh, ternyata, Bu Susi mengucapkan terima kasih atas tanaman-tanaman bunga anggrek yang diterimanya dari Pak Anies. Waduh, kalau mengacu pada lirik lagu Dewa, kira-kira, bunga anggrek itu ditujukan untuk mengilhami soal apa ya? Hmm.

Apakah mungkin kiriman bunga ini ditujukan agar Bu Susi terilhami buat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 ya? Soalnya nih, banyak lho yang mengusulkan agar Pak Anies dan Bu Susi ini bergandengan menjadi pasangan calon (paslon) pada tahun politik tersebut. Hehe.

Ya, terlepas dari ilham-mengilhami tadi, bunga anggrek ternyata punya filosofi tersendiri lho. Banyak yang bilang kalau bunga anggrek itu melambangkan kesabaran dan perjuangan yang panjang. Pasalnya, bunga satu ini baru akan berbunga dengan indah setelah dirawat secara ulet dalam waktu yang terbilang lama.

Baca juga :  HRS Masih Garang Setelah Bebas?

Hmm, mungkinkah pemberian anggrek ini melambangkan perjuangan panjang Pak Anies dan Bu Susi menuju tahun 2024? Soalnya nih, sejauh ini, Pak Anies kerap dihadapkan dengan berbagai tantangan nih – mulai dari tiadanya Pilkada DKI Jakarta 2022 hingga sorotan para buzzer politik. Hehe.

Namanya juga perjuangan. Pasti akan ada ujungnya lah ya – entah ujung yang indah atau merana. Mungkinkah Susan (Susi-Anies) bakal bisa mencapai cita-citanya nanti? Wah, lumayan juga tuh jargonnya – asal jangan kebalik ajaHehe. (A43)

Baca Juga: Anies Terjebak Dilema Untuk 2024


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Mahfud Sang Menteri Komentator?

“Tersangka belum diumumkan dia udah ngumumkan dulu. Apakah yang begitu itu jadi tugas Menko Polhukam. Koordinator, lo, bukan komentator.” – Bambang “Pacul” Wuryanto, Ketua Komisi...

Misteri Keresahan Gandum Limpo

“Kita impor terus nih. Kalau saya sih nggak setuju jelas. Kita, apapun kita makan singkong saja, sorgum saja, dan makan saja sagu” – Syahrul Yasin...

Tiket Pesawat Naik, Tiket PDIP Naik?

“Kasus mahalnya tiket pesawat ini lebih ke soal politis, mau siapapun menteri atau presidennya enggak akan mampu memaksa perusahaan menjual rugi tiket pesawatnya. Kecuali...

Puan Tidak Cocok Jadi Capres?

Nama Puan Maharani makin ramai dibicarakan menjelang kontestasi Pilpres 2024. Namun, apakah benar Puan punya rekam jejak cukup jadi capres?

Misteri Megawati Dikte Putin

“Putin bilang, ‘welcome, Megawati.’ Datang saya, pulang (ke Indonesia) saya bawa banyak (alutsista),” – Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP PinterPolitik.com Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan...

Luhut Gajah Mada-nya Jokowi?

“Pak Luhut mirip Gajah Mada, lihai hadapi banyak kasus. Kalau turun gunung pasti selesai,” – Adli Bahrun, pengamat sosial Universitas Jakarta (Unija) PinterPolitik.com Beberapa hari lalu, sempat...

TGB, Kunci Perindo Lolos Senayan?

“Dalam waktu dekat akan banyak deklarasi baru. Tokoh-tokoh bangsa akan bergabung dengan Partai Perindo” – Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Perindo PinterPolitik.com Tidak selamanya logika marketing periklanan...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

More Stories

Jokowi Khianati Projo dkk?

M. Qodari sebut Jokowi berselancar di antara dua karang, yakni karang partai (PDIP dkk) dan karang relawan (Projo dkk). Benarkah demikian?

Anies: Bukan Soal Arab-Jawa

Persoalan identitas Anies Baswedan dimunculkan Ruhut Sitompul usai putrinya menikah berbudaya Jawa. Mengapa ini bukan soal Arab atau Jawa?

Ma’ruf Amin Dukung Anies 2024?

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin tetap ingin netral di 2024. Namun, beberapa waktu lalu, sambut kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.