HomeCelotehAntara Tempe dan Sandiaga Uno

Antara Tempe dan Sandiaga Uno

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengusulkan agar tempe didaftarkan sebagai warisan budaya di United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Ada apa di antara tempe dan Sandiaga?


PinterPolitik.com

Siapa sih yang nggak bangga kala berbagai elemen dan produk budaya Indonesia menjadi buah bibir dan pembicaraan di luar negeri? Pastinya, sebagai orang Indonesia, banyak dong yang ikut berbangga.

Sebuah tampah anyaman yang kembali viral baru-baru ini, misalnya, dijual mahal dan dijadikan alat dekorasi ruang yang berkelas di luar negeri. Sampai-sampai, warganet Indonesia pamer bahwa tampah beras demikian justru malah hanya menjadi tempat pakan ayam.

Ya, terlepas dari konyol atau tidaknya viral-nya tampah beras tersebut, sebenarnya banyak lho unsur budaya Indonesia yang bisa dibanggakan dan diakui di tingkat internasional. Batik, misalnya, kini sudah diakui sebagai warisan budaya Indonesia di United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Nah, setelah batik, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sekarang mengusulkan sejumlah unsur budaya Indonesia lainnya yang juga bisa didaftarkan lho. Beberapa waktu lalu, misalnya, Bang Sandi mengusulkan agar musik dangdut bisa didaftarkan dan diakui dunia sebagai warisan budaya Indonesia.

Baca Juga: Propaganda Tempe Ala Sandiaga

Tempe Setipis Kartu ATM Lagi

Selain musik dangdut, Bang Sandi baru-baru ini kembali mengusulkan unsur budaya lainnya lho. Kali ini, unsur budaya Indonesia yang diusulkan adalah jenis makanan yang umum dikonsumsi oleh masyarakat, yakni tempe.

- Advertisement -

Hmmkeren sih kalau tempe ini bener-an bisa menjadi warisan budaya yang diakui oleh UNESCO. Lagipula, meski banyak dipandang sebelah mata, tempe itu sebenarnya bahan pangan yang sangat bergizi lho – dengan kandungan protein nabati yang kaya. Indonesia patutnya berbangga dong.

Sudah semestinya berbangga dong – meski dulu ada yang bilang kalau tempe yang dijual di pasar semakin ke sini semakin tipis layaknya kartu ATM (anjungan tunai mandiri). Hmm, mungkin, Bang Sandi ini merupakan “pemerhati” tempe ya. Lhagimana nggak? Sudah sering kok Bang Menparekraf ini komentar soal tempe – mulai dari ketipisannya, ketebalan seperti tablet, hingga sekarang usulan warisan budaya UNESCO.

Baca juga :  Sandiaga Uno vs Pauline Hanson

Tapi nih, dengan berbagai usulan pendaftaran warisan budaya Indonesia ke UNESCO ini, mungkin, Bang Sandi ini bukan hanya “pemerhati” tempe aja nih, melainkan juga produk-produk budaya Indonesia. Kira-kira, unsur budaya apa lagi ya yang bakal diusulkan oleh Menparekraf ini?

Boleh jadi, kita patut mengapresiasi nih langkah dan usulan Bang Sandi. Soalnya nih, di tengah minimnya kebanggaan masyarakat terhadap produk-produk budaya dalam negeri, Menparekraf justru tampil dengan upaya untuk menunjukkan budaya Indonesia ke luar negeri. Bagus lah, daripada nanti diklaim melulu oleh negara-negara lain. Sip. (A43)

Baca Juga: Sandiaga Siap Goyang Dangdut?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Mahfud Sang Menteri Komentator?

“Tersangka belum diumumkan dia udah ngumumkan dulu. Apakah yang begitu itu jadi tugas Menko Polhukam. Koordinator, lo, bukan komentator.” – Bambang “Pacul” Wuryanto, Ketua Komisi...

Misteri Keresahan Gandum Limpo

“Kita impor terus nih. Kalau saya sih nggak setuju jelas. Kita, apapun kita makan singkong saja, sorgum saja, dan makan saja sagu” – Syahrul Yasin...

Tiket Pesawat Naik, Tiket PDIP Naik?

“Kasus mahalnya tiket pesawat ini lebih ke soal politis, mau siapapun menteri atau presidennya enggak akan mampu memaksa perusahaan menjual rugi tiket pesawatnya. Kecuali...

Puan Tidak Cocok Jadi Capres?

Nama Puan Maharani makin ramai dibicarakan menjelang kontestasi Pilpres 2024. Namun, apakah benar Puan punya rekam jejak cukup jadi capres?

Misteri Megawati Dikte Putin

“Putin bilang, ‘welcome, Megawati.’ Datang saya, pulang (ke Indonesia) saya bawa banyak (alutsista),” – Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP PinterPolitik.com Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan...

Luhut Gajah Mada-nya Jokowi?

“Pak Luhut mirip Gajah Mada, lihai hadapi banyak kasus. Kalau turun gunung pasti selesai,” – Adli Bahrun, pengamat sosial Universitas Jakarta (Unija) PinterPolitik.com Beberapa hari lalu, sempat...

TGB, Kunci Perindo Lolos Senayan?

“Dalam waktu dekat akan banyak deklarasi baru. Tokoh-tokoh bangsa akan bergabung dengan Partai Perindo” – Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Perindo PinterPolitik.com Tidak selamanya logika marketing periklanan...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

More Stories

Jokowi Khianati Projo dkk?

M. Qodari sebut Jokowi berselancar di antara dua karang, yakni karang partai (PDIP dkk) dan karang relawan (Projo dkk). Benarkah demikian?

Anies: Bukan Soal Arab-Jawa

Persoalan identitas Anies Baswedan dimunculkan Ruhut Sitompul usai putrinya menikah berbudaya Jawa. Mengapa ini bukan soal Arab atau Jawa?

Ma’ruf Amin Dukung Anies 2024?

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin tetap ingin netral di 2024. Namun, beberapa waktu lalu, sambut kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.