HomeCelotehAnies Dibayangi Kutukan Kekalahan?

Anies Dibayangi Kutukan Kekalahan?

Kecil Besar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah sejumlah foto saat meninjau pipanisasi di Kamal Muara, Jakarta Utara. Di salah satu foto, pipi Anies terlihat tengah dicubit oleh emak-emak yang merupakan warga di daerah tersebut. Apakah itu merupakan sinyal kekalahan Anies?


PinterPolitik.com

Siapa sih yang bisa tahan kalau melihat hal-hal yang menggemaskan? Bila melihat kucing yang menggemaskan, misalnya, keinginan untuk mengelus dan bermain dengannya pun akan muncul dalam benak hati.

Tapi nih, gimana kalau ternyata yang menggemaskan itu adalah sesosok manusia? Mungkin, perasaan tersirat inilah yang muncul di benak seorang emak-emak yang bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kamal Muara, Jakarta Utara, pada 30 Juni 2022 lalu. 

Ya, mungkin, di mata emak-emak tersebut, Pak Anies memang menggemaskan. Saking menggemaskannya, pipi dari Gubernur DKI Jakarta tersebut pun menjadi sasaran cubitan.

Mau nggak mau, karena menghadapi seorang emak-emak, Pak Anies ya hanya diam saja sambil tersenyum. Semua orang tentu tahu dong bagaimana the power of emak-emak di masyarakat. Beuh, tidak ada yang berani melawan.

Masalahnya, kekuatan emak-emak ini tidak hanya ketika hendak berbelok ke kanan tetapi memberi lampu sen ke kiri. Kekuatan kelompok emak-emak juga terletak dalam dimensi politik.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa isu-isu politik menjadi perhatian emak-emak. Isu kenaikan harga kebutuhan pokok, misalnya, adalah isu yang bisa berdampak langsung pada mereka – khususnya ketika harus mempertimbangkan kembali budget bulanan berbelanja di pasar.

Anies Baswedan Dicubit Emak-emak

Besarnya peran emak-emak ini tercatat dalam sejarah peristiwa besar Revolusi Prancis (1789-1799). David Garrioch dalam tulisannya yang berjudul The Everyday Lives of Parisian Women and the October Days of 1789 menjelaskan bahwa terdapat kelompok ibu-ibu penjual ikan dan buah-buahan di pasar yang bergerak untuk menduduki Istana Versailles kala itu. 

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Hmm, untung saja ibu-ibu waktu tidak kena pasal makar ya. Kalau kena pasal makar semua, nanti entah siapa juga yang bakal jualan bahan-bahan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat Prancis saat itu.

Terlepas dari itu semua, sebenarnya bukan Anies saja lho yang pernah dicubit dan jadi korban emak-emak. Calon Presiden (Capres) 2019 Prabowo Subianto, misalnya, pernah jadi sasaran cubitan emak-emak usai mencoblos pada 17 April 2019 silam.

Tidak hanya Prabowo, Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2019 Sandiaga Uno juga kerap menjadi sasaran cubitan emak-emak. Pipi Bang Sandi akhirnya menjadi “korban” kala berkampanye pada tahun 2018 silam.

By the way, kalau dilihat-lihat, mereka yang jadi sasaran cubitan emak-emak adalah mereka yang kalah dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Waduh, apakah ini sebuah kutukan cubitan emak-emak?

Bila iya, sepertinya Pak Anies perlu berhati-hati nih kalau dicubit lagi. Bisa-bisa, kutukan itu berlanjut ke Pak Anies – tentu bila maju di Pilpres nanti ya. Hehehe. (A43)


spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu?