HomeCelotehAkhirnya Cak Imin Jadi Berita

Akhirnya Cak Imin Jadi Berita

Kecil Besar

“Sua-sua-sua-suara berita, tertulis dalam koran,” – Iwan Fals, Sugali


PinterPolitik.com

Selama beberapa waktu terakhir, nama Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua DPR RI sepertinya minim disebut ya dalam pemberitaan media. Di saat pimpinan DPR yang lain kerap jadi kutipan para pewarta, sosok yang kerap disapa Cak Imin ini justru seperti lebih minim sorotan.

Memang sih, bukannya sama sekali gak ada, tapi kalau dibanding Bu Puan Maharani atau Pak Sufmi Dasco Ahmad, kutipan pernyataan Cak Imin tergolong lebih jarang terdengar.

Secara khusus, ternyata ada juga yang menyoroti absennya Cak Imin ini dari kantornya di DPR RI. Menurut catatan Kompas, Ketum PKB ini sudah tak kelihatan di DPR sejak Oktober 2019. Rekan partainya yaitu Jazilul Fawaid, menolak menjawab ketika ditanyai soal ini. Hmmm.

Setelah hal-hal tersebut terjadi, nama Cak Imin akhirnya kembali diberitakan media secara luas. Akhirnya ya, mungkin ada yang udah kangen menanti sosoknya tampil kembali di media cetak maupun elektronik.

Cak Imin misalnya baru-baru ini menulis Opini di Harian Kompas tanggal 30 Januari 2020. Sosok yang ingin dipanggil sebagai Gus AMI ini berbicara tentang Pilkada dan demokrasi di dalam opininya tersebut.

Gak hanya itu, mantan Menakertrans ini juga sempat berbicara soal wabah virus Corona yang tengah menghebohkan banyak orang.

Sebenarnya, ada satu lagi sih penampilan Cak Imin di media massa. Nah, untuk yang satu ini, gak tahu nih apakah beritanya bisa dibilang menggembirakan atau enggak.

Bukannya apa-apa, baru-baru ini Cak Imin menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi untuk tersangka Hong Arta John Alfred dalam kasus suap proyek di Kementerian PUPR. Sebelumnya, Cak Imin juga pernah dipanggil oleh komisi antirasuah itu, meski kemudian berhalangan hadir.

Memang sih, di pemeriksaan ini Cak Imin berstatus sebagai saksi. Meski begitu, perkara ini bisa aja bergulir semakin panas seiring dengan pengakuan mantan politikus PKB Musa Zainudin yang jadi justice collaborator (JC) di kasus tersebut.

Dalam surat JC Musa, ia menyebut kalau ada aliran dana ke sejumlah elite PKB. Waduh, sebagai Ketum PKB, pengakuan Musa ini mungkin aja jadi beban buat Cak Imin, apalagi KPK sendiri mencecar Cak Imin soal aliran uang ke elite PKB tersebut.

Waduh, gimana nih? Setelah lama gak jadi berita, kok berita teranyar tentang Cak Imin malah soal dirinya dicecar oleh KPK?

Hmmm, mungkin kita gak boleh berspekulasi dulu ya, kan semua masih dalam proses. Yang jelas, kini Cak Imin udah ada lagi beritanya. Kita tunggu aja bakal ada berita apa lagi soal Cak Imin. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...