HomeCelotehAirlangga Tak Terbendung Untuk 2024

Airlangga Tak Terbendung Untuk 2024

Kecil Besar

“Saya harap kita semua dapat lebih disiplin dengan protokol kesehatan 3M dan menghindari kerumunan. Tujuannya agar penularan Covid-19 semakin terkendali dan kita semua bisa keluar dari pandemi”. – Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian


PinterPolitik.com

Nama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto adalah salah satu menteri di kabinet Presiden Jokowi yang paling disorot beberapa waktu terakhir. Bukan tanpa alasan, Ketua Umum Partai Golkar itu kini jadi salah satu sosok yang diperhitungkan untuk maju sebagai kandidat calon presiden di Pemilu 2024.

Bermodalkan posisinya yang saat ini ada di pemerintahan, tak heran memang jika banyak pihak yang menjagokan Airlangga sebagai sosok yang kemungkinan besar akan mendapatkan momentum politiknya di tahun-tahun mendatang.

Hal ini tergambar dari hasil beberapa survei yang hampir selalu memunculkan namanya. Golkar sendiri sepertinya akan percaya diri mengusung Airlangga untuk ajang kontestasi elektoral tersebut.

Konteksnya juga semakin menarik karena di media sosial ramai muncul spekulasi bahwa besar kemungkinan Airlangga bisa mendapatkan dukungan politik dari Presiden Jokowi. Apalagi, Jokowi dan Golkar kini telah menjadi dua entitas politik yang sangat dekat di tengah panas dinginnya hubungan sang presiden dengan partai pendukung utamanya, PDIP.

Baca Juga: Ada Biden di Reshuffle Jokowi? | PinterPolitik.com

Namun, beberapa pengamat menyebutkan bahwa hal yang harus diupayakan oleh Airlangga saat ini adalah kinerja dan popularitasnya. Pasalnya, dari sisi popularitas misalnya, Airlangga masih agak tertinggal jika dibandingkan dengan tokoh populer macam Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, atau bahkan Sandiaga Uno.

Sementara dari sisi kinerja, publik masih perlu melihat seperti apa pencapaian Airlangga dalam posisinya di pemerintahan. Sejauh ini doi sudah dipercaya untuk mengurusi masalah vaksin, pun terkait kebijakan PSBB Jawa-Bali yang baru saja diputuskan untuk bulan Januari 2021 ini.

Baca juga :  Gibran "Ban Serep" yang Ngarep?

Hmm, menarik sih kalau dipikir-pikir. Soalnya berasa Pak Airlangga ini sebetulnya udah punya modal untuk “melompat” – kalau mau dianalogikan dengan permainan basket. Persoalannya, untuk jadi presiden, doi butuh menjadi seperti “Air Jordan”. Bukan merk sepatu loh, tapi nama gerakan berjalan di udara yang identik dengan pebasket legendaris Michael Jordan.

Wih. Apalagi, Pilpres 2024 akan jadi pertarungan besar yang kemungkinan akan makin ramai mengingat Pak Jokowi tidak akan bertarung lagi. Menarik untuk ditunggu kelanjutannya. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Menyikap Tubir Milbus

Pengangkatan purnawirawan sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam beberapa hari lalu melengkapi pola yang sudah terbentuk: Dirut MIND ID dari AU, Dirut PT Timah dari AD, Dirut Antam dari AD. Tiga perusahaan tambang negara paling strategis kini sama-sama dipimpin figur berlatar militer. Bercanda pun terasa pas — jurusan tambang terbaik Indonesia sepertinya ada di Akademi Militer.