HomeCelotehAhok Mimpi di Siang Bolong?

Ahok Mimpi di Siang Bolong?

“Anda tidak perlu angkat senjata ke medan perang seperti jaman dulu, Anda cukup jangan korupsi saja itu sudah cukup” – Basuki Tjahaja Purnama, politikus asal Indonesia


PinterPolitik.com

Geng, kalian masih ingat ketika 2012 lalu muncul ramalan kiamat akan segera datang? Beh, beritanya itu langsung menyebar hingga seluruh dunia ya, cuy.

Bayangkan. Sampai-sampai, industri hiburan memproduksi film dengan judul 2012 (2009). Tentu, itu semua juga berdasarkan analisis pasar yang memang sudah penuh dengan perhitungan.

Ini terlepas dari bahwa isu tersebut memang sengaja setingan atau tidak ya, sob, karena memang pada dasarnya memang no one knows about it, except the issue maker atau yang biasanya dalam bahasa kerennya sang conspiratorHehehe.

Nah, kelihatannya hal tersebut juga berlaku untuk Indonesia loh. Pasalnya, ada omongan bahwa akan ada sosok kuat yang berkeinginan untuk melakukan dua langkah besar. Pertama, ia ingin memberikan amnesti atau memutihkan dosa kepada mereka para pengemplang pajak dan pelaku korupsi.

Behgokil nggak sih? Padahal, biasanya pengemplang pajak bakal dikenakan pasal berat – apalagi koruptor yang jelas-jelas dibenci oleh seluruh masyarakat Indonesia. Makanya, dibentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ada juga lembaga Indonesian Corruption Watch (ICW) dengan berbagai cabangnya di daerah.

Eh, ibaratnya ini malah akan diberikan hadiah. Ya, bisa cepat keluar dong papa Setya Novanto dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang yang dulu viral karena tertangkap KPK berjamaah. Yang bikin kaget dan merinding nih sebenarnya alasannya sih, yaitu supaya mereka tidak jadi ‘ATM’. Hadeuh.

Dan yang kedua sosok tersebut pengen membuat adanya rekonsiliasi. Coba kalian bayangkan. Rekonsiliasi seperti apa, cuy, ini? Alasannya sekedar supaya masyarakat tahu mana yang orang yang bersih dan tidak. Dengan itu, masyarakat bisa memilih dengan benar.

Baca juga :  Prabowo-Imin: Koalisi Kolang-kaling?
- Advertisement -

Dalam hati mimin, “What the hell is this?” Masa ngurus negara sebercanda itu? HadeuhMbok ya dipikir dulu kalau mau berucap dan mau membuat kebijakan. Iya, kalau penduduk negara kita ini secara pendidikan well-educated, dan secara ekonomi sudah bagus layaknya Amerika Serikat (AS) atau di Eropa misalnya Jerman dan Perancis.

Itu saja mereka tidak ada kebijakan se-nyeleneh seperti ini. Lah, kok mau dilakukan di Indonesia? Hmmm.

Tapi, ini mimin hanya mbatin di dalam hati ya, karena kalau koar-koar di publik, nanti takut ditangkap sama aparat. Terlebih, indeks demokrasi negara kita tercinta ini kan semakin menurun. Upss.

Namun, by the way nih, kalau kebijakan tersebut beneran dilakukan di Indonesia, beh, pasti pengemplang pajak happy banget ya, gengs. Selain itu ,koruptor juga pada senang. Lapas koruptor jadi semakin lega deh tuh.

Tapi, sayangnya nihgengs, itu hanya sebuah pengandaian jika Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Pak Ahok jadi presiden Indonesia ya karena Hal tersebut doi ungkapkan dengan semangat dalam sebuah video tayangan akun YouTube Butet Kertaradjasa. Hehe. (F46)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Anies-AHY, Reuni Kuasa SBY-JK?

“Padahal saat itu SBY dan JK adalah menteri Megawati. Toh pertarungan keras antarkan SBY-JK sukses kalahkan Megawati yang adalah Presiden saat itu,” – Muslim...

Ridwan Kamil Penuhi Syarat Kaesang?

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) komentari studi soal bubur diaduk vs tidak diaduk. Bagaimana dengan di Istana menurut Kaesang?

Gibran Kok Berani Lawan Jokowi?

Jokowi teken Inpres yang syaratkan penggunaan mobil listrik sebagai mobil dinas . Namun, Wali Kota Solo Gibran sebut Pemkot Solo belum ke sana.

Prabowo Siap Di-ospek?

“Pertanyaannya adalah, (kampanye) boleh dilakukan di mana saja? Di mana saja sepanjang ada pemilih, itu boleh kampanye pada prinsipnya, termasuk di dalam kampus, di...

Megawati Perlu ke Pesulap Merah?

Soal usulan nomor urut partai yang tetap di setiap Pemilu, Megawati dituding konsultasi ke dukun. Lebih baik ke Pesulap Merah saja sekalian?

Kasino, Alternatif Enembe Cuci Uang?

“Bukan itu persoalannya, itu (tambang) juga tidak pernah ada. Jadi sekarang ini kan Pak Gubernur dituduh hasil korupsinya disetor ke kasino, sekarang tugasnya itu...

SBY-JK-Paloh Adalah Nakama?

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla (JK), dan Surya Paloh disebut tengah bangun koalisi. Apakah ini sebuah koalisi "nakama"?

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...