HomeCelotehAhok “Ingin” Bisa Seperti Luhut?

Ahok “Ingin” Bisa Seperti Luhut?

Kecil Besar

Komisaris Utama (Komut) Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok mengungkapkan bahwa ada banyak kontrak yang justru merugikan Pertamina. Apakah Ahok ingin menjadi the fixer layaknya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan?


PinterPolitik.com

Siapa yang tidak sedih bila kita dibandingkan dengan orang lain? Ada kalanya, oleh orang lain, kualitas-kualitas yang kita miliki kerap dinilai mengacu pada kualitas yang dimiliki orang lain.

Namun, ternyata, tanpa disadari, kita juga biasa membandingkan diri kita dengan kualitas orang lain. Mungkin, inilah yang tengah dirasakan oleh Ahoque yang berasal dari Nusantara di alternate universe Bumi-45.

Bagaimana tidak? Ahoque yang juga dikenal sebagai Wreck-It Ahoque merasa bahwa dirinya perlu untuk memperbaiki berbagai persoalan yang ada di hadapannya – seperti banyaknya kontrak dan perjanjian yang menurutnya bisa merugikan perusahaan di mana ia bekerja, yakni Pertamani.

Namun, Ahoque ternyata malah dianggap “merusak” hal yang sudah ada. Bahkan, dirinya dianggap oleh temannya, Aria, sebagai orang yang sok berlagak bak seorang direktur.

Bukan kali ini saja Ahoque harus melalui kritik dan sindiran serupa. Saat dulu bekerja di Pemerintah Jayakarta, misalnya, Ahoque juga dinilai terlalu “semena-mena” dalam berucap.

Baca Juga: Kenapa Ahokers Bisa Muncul?

Ahok Pimpin Ibu Kota Lagi

Sungguh sebuah hal kontras bila dibandingkan dengan namanya yang bernama Lihit. Bagaimana tidak? Lihit bisa menyelesaikan berbagai tugasnya dengan tepat dan cepat. Boleh jadi, inilah mengapa Lihit sangat dipercayaa oleh teman dari keduanya, yakni Jaka.

Jaka sendiri merupakan sosok pemimpin yang mengayomi keduanya. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, Jaka pun berusaha memberikan tugas-tugas yang berarti bagi Ahoque.

Namun, apa daya, Lihit ternyata lebih mampu mewujudkan hal-hal yang diinginkan oleh Jaka. Mungkin, inilah situasi yang biasa disebut sebagai cinta segitiga, yakni antara Jaka, Lihit, dan Ahoque. Bak cinta yang bertepuk sebelah tangan bagi Ahoque, Lihit lah yang menjadi Mr. Fix-It di mata Jaka. 

Baca juga :  Pertamax dan Kelas yang Terlupakan

Mampukah Ahoque merebut kembali “cinta” Jaka? Bisakah Ahoque mendapatkan kesempatan kedua di Kalimantan bagian timur? Tentunya, semua ini bergantung pada Jaka sendiri. (A43) 

Baca Juga: Mungkinkah Jokowi Tersandera Ahok?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?