Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Celoteh > Abdee Slank, Anak Band “Sukses”?

Abdee Slank, Anak Band “Sukses”?


A43 - Monday, May 31, 2021 17:00
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi markas grup band Slank di Jl. Potlot, Jakarta Selatan, dan bertemu dengan sejumlah personel Slank, yakni Abdee (kiri), Bimbim (tiga dari kiri), dan Ivanka (kanan), pada tahun 2014 silam. (Foto: Tempo)

0 min read

Abdi Negara Nurdin alias Abdee Slank diangkat menjadi komisaris untuk PT Telkom Indonesia oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Apakah Abdee jadi bukti bahwa anak band juga bisa hidup “sukses”?


PinterPolitik.com

“Yang saya lihat orang ini memegang janjinya atau tidak, bukan tercapai atau tidak” – Abdee Slank

Siapa yang nggak ingin jadi anak band? Hmm, kalau zaman mimin SMA dulu, jadi anak band itu terbilang keren lho. Pasti banyak yang nggak tahu kalau ternyata mimin penulis Celoteh ini pernah jadi anak band. Hehe.

Ya, meski banyak yang bilang jadi anak band keren, nggak banyak juga anak band bisa sukses dengan bakat musiknya. Mungkin, hanya beberapa tuh anak band yang bisa sukses dengan hobi bermusiknya.

Bagi kalian yang pernah nonton film School of Rock (2003), cerita-cerita kegagalan anak band pasti bukanlah hal asing lagi. Film ini nih ceritanya berangkat dari kegagalan Dewey Finn – gitaris untuk band beraliran rock dengan nama No Vacancy – dalam menjalani karier musiknya.

Alhasil, hidupnya pun turut menjadi berantakan. Soal sewa tempat tinggal, misalnya, Dewey sampai harus ngutang ke sang pemilik apartemen. Bahkan, Dewey pun digantikan oleh gitaris lainnya oleh band No Vacancy. Pada akhirnya, dia berakhir menjadi seorang guru sekolah.

Hmm, kalau Dewey ini jadi cerminan akan kegagalan seorang gitaris – atau anak band pada umumnya, beda lagi dengan Abdi Negara Nurdin alias Abdee yang menjadi gitaris untuk Slank.

Baca Juga: Jokowi dan Konsekuensi Vote Shaming Slank

KPK Slank ke Mana

Lha, gimana nggak? Nasibnya beda jauh lah dengan Dewey yang berujung menjadi guru, Abdee Slank malah menjadi seorang komisaris di sebuah badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang telekomunikasi, yakni PT Telkom Indonesia.

Widih, ternyata, asumsi bahwa anak band susah sukses sekarang sudah terpatahkan. Ternyata, anak band juga bisa menjadi pejabat penting di tempat-tempat yang banyak diimpikan banyak orang lho. Hehe.

Tapi ya, terlepas dari kisah sukses Abdee Slank yang berakhir menjadi komisaris, banyak yang bilang kalau Slank sendiri punya kedekatan lho dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarga Soekarno lho. Soal Pak Jokowi, Slank sering menjadi musisi penghibur di kegiatan-kegiatan kampanye.

Soal kedekatan dengan Soekarno, Slank punya sejarah panjang juga lho. Bunda Iffet – manajer Slank dan ibu Bimbim Slank – juga merupakan menantu dari mantan Gubernur DKI Jakarta Soemarno Sosroatmodjo. Pak Soemarno ini dulu merupakan sosok yang dipilih oleh Presiden Soekarno untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta pada tahun 1960 silam.

Di bawah Pak Soemarno, banyak monumen yang dicita-citakan Soekarno di Jakarta dibangun – mulai dari Monumen Nasional (Monas), Proyek Ancol, Patung Selamat Datang, Proyek Senen, Kompleks Olahraga Senayan, dan sebagainya. Hmm, panjang juga ya sejarahnya.

Ya, terlepas dari kedekatan-kedekatan ini, kutipan wawancara Abdee Slank soal Jokowi di awal tulisan bisa jadi menimbulkan sejumlah pertanyaan lagi nih. Apa mungkin ini “janji” Jokowi yang dimaksud oleh Abdee ya? Mungkin, hanya Pak Jokowi dan Abdee yang bisa menjawab. (A43)

Baca Juga: KPK dan Hilangnya Suara Slank


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Berita Terkait