HomeBelajar PolitikPrabowo Lawan Isu 'Anu'

Prabowo Lawan Isu ‘Anu’

Kecil Besar

“Kepo boleh, tapi yang faedah sedikit dong!”


PinterPolitik.com          

[dropcap]H[/dropcap]ey kepokers, sudah pada tahu belum soal “buku biru” yang baru saja dirilis oleh tim Prabowo-Sandiaga? Yoi coy, buku biru yang salah satu isinya adalah frequently asked questions (FAQ) yang menjawab segala isu yang melanda pasangan nomor urut 02 itu. Wkwkwk.

Iya, betul banget gengs! Eyke juga berpikiran yang sama kok kayak kalian. Masa hari gini masih aja ngeluarin buku saku ya. Eh maksudnya mengeluarkan buku klarifikasi.

Betul! Katanya mereka milenial, masa jawab isu aja pakai bikin buku segala. Harusnya kan kalau ngaku milenial, jawabnya lewat video. Biar kayak artis Youtube dan biar lebih mudah diakses sama segala golongan gitu. Ehehehe.

Tapi, mau gimana lagi gengs, nasi sudah jadi bubur. Buku itu sudah terlanjur dirilis dan tersebar. Entah karena Prabowo-Sandi enggak berani jawab secara langsung isu-isu itu atau memang karena terlalu banyak isu miring yang melandan mereka jadinya mereka bikin buku itu.

Terlepas dari itu semua, yang terpenting sekarang kan Prabowo-Sandi sudah klarifikasi dan meluruskan segala hal yang selama ini menjadi misteri. Salah satu misteri yang mungkin kalian masih penasaran adalah soal Prabowo punya “anu” atau tidak. Kalian bisa baca sendiri dan menilai apakah pantas kita punya pertanyaan seperti ini? Wkwkwk.

Jadi gengs buat kalian yang penasaran tentang Prabowo, berikut beberapa pertanyaan dan jawaban yang eyke coba sampaikan sesuai yang ada di buku biru itu:

FAQ: Prabowo pelanggar HAM! Share on X

Jawaban: Kalau melanggar HAM kenapa beliau bisa bebas ke negara manapun? Bahkan beliau dipilih oleh Megawati menjadi Cawapresnya pada Pilpres 2009.

FAQ: Prabowo nggak punya “anu”

Jawaban: Kalau nggak punya “anu”, kenapa punya anak? Anaknya menjadi desainer dunia dan mendesain mobil BMW seri termewah yang hanya diproduksi 5 unit saja di dunia.

FAQ: Prabowo cerai nggak bisa urus keluarga!

Jawaban: Bukan cerai, tetapi diusir oleh Keluarga  Cendana akibat hasutan jenderal yang anti Prabowo.

FAQ: Kapan lihat Prabowo menjadi imam shalat?

Jawaban: Prabowo selalu menjadi imam di rumahnya.

FAQ: Apakah Prabowo anti Tionghoa?

Jawaban: Tidak. Buktinya Pak Prabowo menjadi promotor Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2012. Dan banyak kader Gerindra yang berlatarbelakang keturunan Tionghoa.

Nah, buat kalian yang masih kepo, silahkan deh cari tahu sendiri. Saran eyke sih kalian minta saja buku birunya sama tim sukses Prabowo-Sandi. Tapi kalau saran yang lebih serius dari eyke sih mending kalian nggak usah deh sampai segitunya kepo tentang personal calon pemimpin. Yang penting itu kalian kepo sama visi misi mereka membangun negeri! Ahahahah.  (G35)

spot_imgspot_img

#Trending Article

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Waspada 3 “Kingdoms” of Jokowi?

Tiga provinsi, satu pola — kala gelar adat Jokowi di Lampung ternyata cuma puncak gunung es dari strategi politik yang lebih besar. 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Aldi-Saldi: Hakim Mazhab “Dissenters”?

Vonis Nadiem Makarim menghadirkan sorotan pada Andi Saputra, hakim yang berbeda pendapat dari mayoritas. Apakah ia sekadar anomali, atau bagian dari tradisi “Mazhab Dissenters” seperti Saldi Isra?

Menanti Lahirnya Hoegeng Muda di Bhayangkara

Sehari sebelum pemakamannya Februari lalu, keluarga Hoegeng memutar rekaman pesan terakhir istrinya, dan Kapolri menyebutnya wasiat bagi seluruh anggota Polri. Delapan dekade lalu, institusi ini sudah menerima wasiat serupa dari suaminya. Namun, jamak disebut yang bertambah sejak itu cuma jumlah upacaranya. Benarkah demikian?

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...