HomeCelotehProject Ashiap ala Sandiaga Uno

Project Ashiap ala Sandiaga Uno

Kecil Besar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bersama seorang YouTuber populer, Atta Halilintar, mengunjungi Desa Rammang-rammang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, Sandiaga sebut dirinya adalah asisten Atta. Apa Sandiaga tengah siapkan project bertajuk Ashiap?


PinterPolitik.com

Ashiap. Siapa yang nggak pernah dengar kata satu ini? Bukan rahasia lagi kalau satu kata ini identik dengan salah satu figur publik yang populer di tanah air kita tercinta, yakni Atta Halilintar.

Atta sendiri merupakan seorang YouTuber populer dengan jumlah subscribers terbanyak di Asia Tenggara lho. Pantas aja, kata-kata plesetan seperti ashiap bisa meledak dan menjadi tren di masyarakat Indonesia.

Sampai-sampai nih, saking populernya Atta, banyak lho penggemar dan penonton setianya. Konten video soal kehidupan rumah tangganya bersama Aurel Hermansyah, misalnya, sempat menjadi buah bibir di antara warganet-warganet Indonesia. Hehe.

Nggak hanya digandrungi oleh masyarakat umum, Atta juga udah sering bertemu dengan tokoh-tokoh penting di Indonesia sekelas Presiden Joko Widodo (Jokowi) lhoLhagimanaWong Pak Jokowi dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto aja menyempatkan datang dan menjadi saksi di pernikahan Atta-Aurel meskipun pasti sibuk banget ngurusin negara.

Ya, meski kedatangan Pak Jokowi dan Pak Prabowo sempat menuai kontroversi – ya iyalah, kan ada pandemi Covid-19, bisa dibilang Atta ini level-nya udah jauh di atas “awan”, broNggak hanya duo Jokowi-Prabowo, Atta juga sering tuh bikin konten video bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno – bahkan semenjak Bang Sandi masih belum jadi menteri lho.

Yang terbaru nih, Bang Sandi beberapa waktu lalu mengunggah sebuah video di akun Instagram miliknya. Di video tersebut, Menparekraf tersebut pergi ke sebuah desa wisata di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, bersama YouTuber yang terkenal dengan ashiap-nya itu.

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Baca Juga: Menerka Jokowi-Prabowo di Pernikahan Atta-Aurel

Ya, julukannya juga Papa Online. Pastinya, Bang Sandi juga merasa perlu dong buat kolaborasi (collab) dengan Atta. Siapa tahu kan program-program pemerintah bisa jauh juga outreach-nya dengan jumlah subscribers Atta yang besar? Bagus kan ini, gaesHehe.

Ehtapi nih, ada pernyataan unik dari Bang Sandi, gaes. Kata Pak Menparekraf, dirinya justru adalah asisten dari Atta. Waduhgimana nih, Pak Jokowi? Masa menteri yang harusnya jadi pembantu presiden malah merangkap jadi asisten YouTuber?

Ya, mungkin, kelakar itu hanya sebuah lelucon ya, gaes. Namanya juga Papa Online. Tentu, harus bisa luwes dan menarik dong di kamera – eits, maksud saya di depan publik. Kan, siapa tahu nanti banyak yang pilih – eits, maksud saya banyak yang ngasih like.

Yang penting nih, dalam mengurus negara, jangan pakai gimmickgimmick lah ya. Ini nih berlaku buat Bang Sandi dan pejabat-pejabat lainnya yang suka bikin konten dan headline bersama Mas Atta. Hehe.

Hmmtapimimin heran deh. Kenapa ya banyak pejabat dan politisi datang, menemui, hingga mengomentari kehidupan Atta? Nggak hanya Pak Jokowi, Pak Prabowo, dan Bang Sandi lho, melainkan juga Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) ikut ngomentarin rumah tangga Atta-Aurel.

Apa iya nih para politisi ini udah menarget para subscribers-nya Atta? Kan, siapa tahu anak-anak muda yang suka Atta bakal juga suka dengan para politisi tersebut – apalagi pas tahun 2024 nanti? Kan, siapa tahu, gaesPatiencemy friendsHehe. (A43)

Baca Juga: Atta-Aurel: Solusi untuk Indonesia?

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Humor ‘Receh’ Jokowi

“Selera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.” PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono ‘Si Pengguncang’ Dunia

“Beri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

PSI, dari Achilles ke Batman

“Kamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kita”. – Odysseus, dalam film “Troy” PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

Ma’ruf Amin yang Dirindukan

“I miss you, I miss you” – blink-182, grup band pop-punk asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Tahun 2020 baru saja dimulai dengan memasuki awal bulan Januari. Namun,...

Prabowo vs Ma’ruf ‘Panaskan’ Tangsel

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih” – Jenderal Soedirman, Jenderal Revolusi Indonesia PinterPolitik.com Adakah di sini yang nge-fans sama Cristiano Ronaldo...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

More Stories

Inul, Naykilla, dan Kebangkitan ‘Centil-isme’

Dari gaya dan goyang yang dulu dicekal, "centil" kini jadi identitas yang dirayakan. Apa yang sebenarnya sedang naik?

‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?

Serial Korea soal negara yang mengirim inspektur ke sekolah jadi sorotan. Mungkinkah fantasi itu yang sebenarnya dibutuhkan guru Indonesia?

Najwa Shihab dan Kebangkitan Gossip-cracy

Najwa Shihab diam soal aksi 12 Juni, lalu dituding "antek". Benarkah publik sedang salah alamat dalam menagih pertanggungjawaban?