HomeCelotehAnies Curhat ke Media Asing?

Anies Curhat ke Media Asing?

Kecil Besar

“And now media is tryna test me. Got the press askin’ questions” – 2Pac, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Manusia memang adalah makhluk sosial ya, geng. Dalam kegiatan sehari-hari, kita membutuhkan manusia lainnya, entah itu untuk membantu menyelesaikan pekerjaan kita atau sekedar menyampaikan keluh kesah. Bahasa kerennya begitu, cuy. Ya, meskipun sebenarnya ada bahasa yang lebih simpel, yaitu kita ini membutuhkan teman, meskipun itu hanya sekedar untuk mencurahkan isi hati (curhat). Hehehe.

Ya, bagaimana tidak, gaes? Hidup ini memang keras. Dalam setiap tindakan, kita harus berhati-hati. Jangan sampai kita salah langkah. Nanti kalau salah sedikit, kalian bisa digunjing sama tetangga.

Tahu sendiri, kan, kalian bagaimana terminologi ‘tetangga’ di masyarakat Indonesia? Uppss. Makanya, urusan curhat pun kita harus pilih-pilih ya, gengs, kepada siapa kita seharusnya berbagi.

Kalau mau aman, bagi kalian yang sudah mempunyai pasangan, ya, curhat-nya ke pasangan saja. Doi pasti jadi tempat berbagi yang paling nyaman. Nah, kalau bagi kalian yang masih jomblo ngenes (jones), yaa, nikmatin saja. Hehehe.

Nah, baru-baru ini ada pejabat yang bebannya memang berat banget, gengs. Akhirnya, curhat ke media asing. Tahu dongkalian semua siapa yang kita maksud? Terlebih, bagi kalian yang menyukai berita politik dan kondisi negara. Kalau kalian ternyata ada yang belum mengetahui, sini mimin kasih tahu.

Doi adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pasti tidak sedikit di antara kalian yang mengira bahwa Pak Anies ini mempunyai masalah pribadi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pasalnya, memang tidak sedikit ya, gengs, statement mereka berdua yang sering bertolak belakang. Banyak yang mengira karena masa lalu yang belum tuntas. Hehehe.

Ternyata, itu semua salah, cuy. Ketika Pak Anies diwawancarai oleh media ternama Australia, The Sydney Morning Herald, pewarta James Massola tiba-tiba menanyakan bagaimana hubungan Pak Anies dengan Presiden Jokowi. Buset dah, kok pertanyaannya pribadi banget ya, cuy. Wah, kacau nih Massola kalau memberi pertanyaan jangan tiba-tiba begitu dong. Hehehe.

Menjawab pertanyaan tersebut, Pak Anies dengan tegas, tapi santai, menepis isu liar di tengah publik itu, cuy. Doi bilang bahwa selama ini hubungannya dengan Presiden Jokowi sangat baik-baik saja.

Bahkan, doi juga bilang bahwa ibaratnya satu minggu sekali rapat dengan Presiden. Eitss, tapi kita gak tahu ya, cuy, itu semua benar atau tidak. Namanya juga politik, kehidupan yang penuh intrik. Upsss.

Hal yang menarik dari pembicaraan antara Massola dengan Anies, ternyata Gubernur DKI ini merasa frustrasi dengan salah satu menteri Presiden Jokowi, cuy, yaitu Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

Kekesalan Pak Anies kepada Menkes ternyata karena beberapa alasan, yaitu ketika dulu pengajuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang diajukan oleh DKI tidak kunjung disetujui. Selanjutnya, laboratorium pemerintah provinsi (Pemprov) tidak diizinkan untuk ikut mengetes Corona. Jadi, Pemprov DKI harus mengirimkan sampel ke laboratorium nasional untuk diuji terlebih dahulu.

Tapi sebentar nih, cuy, bukannya kemarin kalau gak salah, ketika ngobrol sama Deddy Corbuzzier, Pak Anies bilang gakmau buka informasi atau curhat ya? Kok ini jadinya malah curhat ke media asing? Hmmm,

Apa jangan-jangan menurut doi kalau sama media luar negeri lebih aman dan gak dipelintir gitu ya, gengs? Jadi bisa bebas curcol gitu? Upsss, kita gak tahu ya, cuy, apa yang dipikirkan oleh doi, Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Anies dan Koleksi Pion Riyadh
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...