HomeCelotehHasto PDIP “Diare” Karena KPK?

Hasto PDIP “Diare” Karena KPK?

Kecil Besar

“It’s so easy for me to make enemies any more. It’s sickening” – Eminem, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Di awal tahun 2020 ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru tampaknya mulai meluncurkan aksi-aksinya. Setelah menjalankan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di Jawa Timur, kini KPK kembali beraksi di Jakarta.

Lembaga anti-rasuah itu baru saja menangkap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan terkait dugaan kasus suap. Kabarnya, selain Wahyu, KPK yang kini dipimpin oleh Firli Bahuri itu juga menangkap beberapa orang yang diduga merupakan staf petinggi PDIP Hasto Kristiyanto.

Waduh, apakah Pak Hasto dari partai berlambang banteng itu akan terseruduk oleh KPK nih? Pasalnya nih, KPK juga akan segera memanggil Hasto guna melanjutkan proses penyidikan.

Ya, kita pastinya juga penasaran dong gimana komentar Pak Hasto soal penangkapan dua stafnya. Tapi, waktu ditanyain oleh rekan-rekan media, Pak Hasto malah menjawab bahwa beliau tidak tahu soal itu dan mengaku tengah sakit diare sebelumnya. Sampai-sampai, kalau kata Pak Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat, Pak Hasto harus datang telat lho ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP.

Hmm, jadi ingat film-film Harry Potter. Biasanya tuh, Harry Potter selalu ngerasa pusing dan kesakitan ketika bertemu dan didatangi oleh Voldemort. Hal ini disebabkan karena bagian dari dirinya Voldemort juga berada di dalam diri Harry.

Wah, apakah ini yang juga tengah dialami oleh Pak Hasto? Apakah beliau sakit diare ketika didatangi KPK?

Masa iya Pak Hasto sakit karena separuh dari dirinya juga ada di KPK? Hehe. Kan, kalau diingat-ingat kembali, Pak Sekretaris Jenderal PDIP ini juga pernah bilang kalau beliau mengapresiasi pemilihan para individu yang kini udah menjadi pimpinan KPK lho.

Selain itu, Pak Hasto juga pernah berkomentar mengenai gelombang demonstrasi yang menolak revisi Undang-Undang (UU) KPK pada September 2019 lalu. Kata beliau, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) KPK tidak diperlukan.

Ya, meski begitu, kalau kata Pak Hasto sih, beliau sakit diare bukan karena tengah ada penyidikan KPK, melainkan karena banjir yang beberapa waktu lalu melanda DKI Jakarta dan sekitarnya.

Tapi, kabarnya, beliau sekarang sudah sembuh karena telah meminum obat puyer cap kupu-kupu yang diberikan oleh temannya. Kalau sudah sembuh, udah siap buat dipanggil KPK dong berarti? Hehe. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Three Kingdoms of PSI?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’

Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa?