HomeCelotehGerindra-PKS Tega Anies Sendiri?

Gerindra-PKS Tega Anies Sendiri?

Kecil Besar

“Being alone is very difficult.” – Yoko Ono


PinterPolitik.com

Menjelang pergantian tahun biasanya orang-orang akan punya resolusi baru. Malah sering kali resolusi tahun-tahun sebelumnya yang belum terealisasi dibawa lagi, entah akan direalisasikan atau tidak tahun baru punya kekuatan tersendiri bagi tiap insan.

Mungkin ini juga terjadi bagi Anies Baswedan. Semenjak ditinggal Sandiaga Uno untuk maju pilpres kemarin, kursi pendamping Anies saat ini masih kosong. Layaknya tempat yang udah lama gak ditinggali, kursi di samping Anies mungkin udah banyak sarang laba-labanya. Agaknya tanpa seorang pendamping, Anies kesepian menerima kritik yang bertubi-tubi.

Menghadapi kesepian yang akut ini, Anies pun harus menuntut PKS dan Gerindra yang masih belum juga menentukan pendampingnya. Awalnya, mayoritas sepakat bahwa calon pengganti Sandiaga Uno akan datang dari PKS, begitu pun Gerindra.

Meski begitu, di tengah penentuan cawagub DKI yang alot, Gerindra justru mengajukan empat orang calon dari partainya untuk bersaing dengan dua orang calon dari PKS.

Gerindra pun melalui Ketua DPD DKI Jakarta, Mohamad Taufik berdalih kalo PKS kelamaan mutusin cawagub buat Anies, maka mereka pun inisiatif nyalonin orang dari partai sendiri.

Alih-alih mempercepat proses pemilihan, ini pun malah bikin tambah lama. Memang pihak Gerindra menyerahkan kembali keputusan di tangan PKS. Namun PKS gamau calon dari partainya sendiri mundur.

Melihat situasi yang makin alot, PKS malah melempar janji bahwa Anies akan punya pendamping setidaknya seminggu sebelum akhir tahun ini. Namun ini kan janji, dan semua orang sepertinya sudah paham dengan janji dari para politisi.

Melihat situasi Anies yang makin memprihatinkan sebagai Gubernur Ibu Kota seorang diri, PKS dan Gerindra perlu setidaknya saat ini juga segera mengeliminasi separuh dari enam orang calon yang diajukan. Masa sih, tega membiarkan Anies diterpa kritik sendirian terus-menerus?

Dan lagi, selain segera mendapatkan pendamping Anies sebelum akhir tahun ini, perlu mempertimbangkan apakah orang baru ini akan setia nemenin Anies hingga akhir jabatan pada 2022. Kasian dong Anies kalo ditinggal lagi kalo pendampingnya punya ambisi pribadi jadi gubernur. (M52)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Anies dan Koleksi Pion Riyadh
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

More Stories

Ada Luhut, Langkah Bamsoet Surut?

“Empires won by conquest have always fallen either by revolt within or by defeat by a rival.” – John Boyd Orr, Scottish Physician and...

Balasan Jokowi pada Uni Eropa

“Negotiations are a euphemism for capitulation if the shadow of power is not cast across the bargaining table.” – George P. Shultz PinterPolitik.com Sekali-kali mari kita...

Erick Thohir “Kubur” Warisan Rini?

“Worry about going out there and making your own legacy.” – Floyd Mayweather, Jr. PinterPolitik.com Beda menteri beda strategi. Mungkin itulah yang menggambarkan hubungan Menteri BUMN...