HomeCelotehMenagih OTT Terakhir Tjahjo Kumolo

Menagih OTT Terakhir Tjahjo Kumolo

Kecil Besar

“Inilah saat terakhirku melihat kamu, jatuh air mataku menangis pilu,” – ST 12, Saat Terakhir


Pinterpolitik.com

OTT lagi, OTT lagi. Mungkin ini yang dirasakan masyarakat pas membuka layar teleponnya. Jadi, dalam waktu dua hari KPK melakukan OTT terhadap dua kepala daerah. Eh, ini bukan berarti masyarakat malas dengan OTT-nya ya, tapi mungkin lebih ke malas kok ada  terus kepala daerah yang korupsi.

Jadi, KPK ini mengawali lebih dahulu dengan menangkap Bupati Indramayu Supendi di hari Selasa, 15 Oktober 2019. Bupati yang diusung oleh Golkar, Partai Gerindra, PKS, dan Partai Demokrat ini jadi  tersangka dalam kasus suap terkait proyek di Dinas PUPR.

Belum selesai di situ, keesokan harinya, komisi anti-rasuah itu kembali melakukan OTT. Kali ini, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin jadi sasaran operasi dari lembaga anti-korupsi tersebut. Hmmm, kok bisa berurutan gini ya?

Nah, rentetan OTT kepala daerah ini bisa saja membuat Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo cukup sedih. Jadi, Pak Tjahjo ini sebenarnya sempat menyatakan ke Ketua KPK Agus Rahardjo kalau penangkapan Supendi akan jadi kasus OTT terakhir.

Eh, siapa yang mengira, ternyata keesokan harinya kata-kata Pak Tjahjo ini hanya jadi berita satu hari saja di media-media online. Gimana ya rasanya jadi Pak Tjahjo yang harus terus-menerus berhadapan dengan kepala daerah yang bandel macam mereka?

Memangnya bisa ya ada OTT kepala daerah terakhir? Share on X

Sebenarnya kata-kata Pak Tjahjo ini sempat menuai sindiran juga sih dari Pak Agus. Kalau kata mantan Ketua LKPP itu, maksud Pak Tjahjo gak ada OTT lagi itu karena tak ada lagi korupsi atau KPK-nya yang dimatikan?

Baca juga :  Danantara OTW Beli Chelsea?

Nah, berkaitan dengan sindiran Pak Agus itu, sepertinya Pak Tjahjo akan punya pelipur lara nih terkait dengan OTT kepala daerah itu. Sekarang kan sudah ada UU KPK hasil revisi yang bisa menjadi sarana agar janji OTT terakhir benar-benar terlaksana.

Jadi, ada celah tertentu di dalam UU KPK baru itu yang oleh beberapa pihak bisa membuat OTT terancam tak bisa digelar lagi. Salah satu pasal yang dimaksud adalah Pasal 6 huruf a, yang disinyalir membuat KPK lebih fokus ke pencegahan.

Dari hal itu, Pak Tjahjo mungkin saja bisa bernapas lega dan gak sedih lagi. Janjinya agar OTT kepala daerah terjadi terakhirnya, sudah dibantu oleh para anggota dewan di DPR!

Di luar itu, mungkin ada penyebab lain yang membuat Pak Tjahjo tidak lagi harus bersedih saat menghadapi kepala daerah yang ditangkap KPK. Masa jabatan beliau ini kan sudah mau berakhir dan beredar kabar posisinya  sebagai Mendagri bisa diisi kubu oposisi.

Pada akhirnya, kita tunggu aja nih kiprah Pak Tjahjo dan OTT ini seperti apa ya. Semoga aja beneran gak ada lagi kepala daerah karena korupsi ya, eh tapi ini maksudnya karena mereka gak korup lagi loh! (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

Kemelut FPI Bukan PKI

"Tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana. Sekali lagi objek larangan adalah...

Formula Bang Oma di Balai Kota

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~ PinterPolitik.com Kalau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke...

Peleton Beringin Sepakat Tolak Azis

“Dalam hidupku, saya tidak pernah belajar sesuatu dari seorang yang selalu setuju denganku.” PinterPolitik.com Surat sakti mandraguna Papa mengawali kisah baru yang bernasib pilu yaitu tak...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...