HomeCeloteh”Parang” Kompak, Deal Mega-Prabowo

”Parang” Kompak, Deal Mega-Prabowo

Kecil Besar

“Seseorang yang bisa membuat senyum paling lebarmu tersungging adalah juga seseorang yang bisa melemparkanmu ke tempat paling asing.” ― Sam Haidy, penulis Indonesia


PinterPolitik.com

Entah apa yang terjadi dalam pertemuan antara Megawati dan Prabowo Subianto, tapi aku nggak heran saat melihat Ketum Gerindra itu datang dengan mengenakan batik bermotif “parang”. Konon katanya motif ini adalah motif tertua yang hanya dipakai oleh bangsawan.

Layakanya ombak yang tidak pernah berhenti bergulung, batik parang juga menandakan seorang manusia yang memiliki power dan tidak pernah menyerah mengarungi kehidupannya.

Terlebih kalau mengingat perjalanan Prabowo yang sangat gigih memperjuangkan kemenangannya di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) kemarin. Hehe.

Nah, simbol parang di batik Prabowo mungkin ingin mengatakan kalau sekarang pun dia nggak akan menyerah semudah itu dalam rekonsiliasi. Buat dapat jabatan yang sesuai gitu maksudnya. Upps. Hehehe.

Dengan masuknya Prabowo ke rumah Mega menggunakan batik motif parang, bukannya secara simbolik sudah menunjukkan kalau sang jenderal juga berkuasa dan berhasil menaklukan Mega.

Wahh. Ibu Mega mungkin perlu hati-hati juga nih. Jangan sampai Prabowo malah menjadi duri dalam koalisi Jokowi. Upss.

Eitss. Tapi kalau diperhatikan lebih detail, baju batik yang dikenakan Mega ternyata memiliki motif parang berukuran kecil juga di dalam sebuah piringan.

Mungkin motif piringan itu adalah inner circle-nya Megawati, sementara parang adalah sifat pantang menyerahnya dalam berpolitik. Ya iya lah, kalau Ibu Mega tipe yang mudah menyerah nggak mungkin juga dia bisa bertahan jadi Ketum PDIP 4 periode. Hehehe.

Jadi jangan khawatir, karena bukan cuma Prabowo aja yang “berkuasa” dalam berpolitik, tapi Mega pun juga punya sifat yang serupa. Hehehe.

Belum lagi kalau memperhatikan mimik wajah Mega yang begitu semringah seusai dia melakukan press conference bersama Prabowo di depan rumahnya.

Sorotan mata dan senyuman sumringah yang ditunjukkan putri Soekarno itu kemarin benar-benar membuatku berpikir: “Kira-kira kapan ya terakhir kali aku pernah tersenyum sebahagia itu?” Lah. Jadi curhat colongan deh. Hehehe.

Kalau nggak percaya coba aja lihat lagi videonya Mega dan Prabowo kemarin, terus bandingin deh sama pertemuan Prabowo dan Mega di pertandingan Pencak Silat Asian Games 2018 lalu. Pasti terasa banget deh kontrasnya senyuman Mega di dua pertemuan itu.

Jadi kayaknya nggak mungkin lah ya kalau Mega dikalahkan Prabowo di pertemuan kemarin. Hehehe.

Kalau begitu apa nih hasil kesepakatan dari pertemuan kemarin yang sampai membuat Bu Mega bisa senyum sumringah bersama Prabowo? Udah tercapai nih dealnya? Eits, ada yang dikritik Rocky Gerung nih, dibilang berubah dari leader jadi dealer. Upss. Hehehe.

Emang mobil kali Pak. Esemka dong yang nggak jelas-jelas sampai sekarang. Eaaa.  (R50)

► Ingin video menarik lainnya? Klik di: http://bit.ly/PinterPolitik

Baca juga :  Bahaya yang Dibawa Perdamaian
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Ibu Kota Baru “Sarang” Pengembang?

“Mohon maaf saya baca naskahnya itu naskah ya power point dan gambar gambarnya itu banyak yang unik-unik lah. Masa disebut membangun hunian yang layak,...

Ahok Cawapres Anies di 2024?

“Menjadi seorang pejabat itu adalah pekerjaan yang mulia karena dengan jadi pejabat ada banyak orang yang bisa kita tolong.” – Basuki Tjahaja Purnama alias...

Rombak Direksi, Rini Membangkang Jokowi?

“Aku memberontak, maka itu aku ada.” – Albert Camus PinterPolitik.com Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan kukuh mau merombak 4 direksi bank BUMN dan 1 anak perusahaan...