HomeCelotehFadli: Koruptor Itu Hak Konstitusi

Fadli: Koruptor Itu Hak Konstitusi

Kecil Besar

“Aku percaya pada mimpi. Kamu tahu? Perjalananku ini juga karena sebuah mimpi.”


PinterPolitik.com

Keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meloloskan M Taufiq yang adalah mantan narapidana korupsi untuk maju sebagai caleg oleh sebagian pihak dinilai cukup dilematis, walau ada juga yang menyebutnya wajar.Kalau menurut kalian gimana gengs, wajar yang terdilematiskan atau dilematis yang terwajarkan? Kalau menurut eyke sih ini kasus kurang “wajar” yang nggak pakai “w” dan dilematis. Wkwkwk. Dosa ditanggung sendiri loh ya.

Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan bahwa hal ini wajar. Alasannya karena tak ada larangan tuh di dalam Undang-Undang terkait mantan koruptor untuk maju sebagai caleg. Weleh-weleh.Kan ente yang ada di DPR RI, jadi terserah ente lah pak mau bilang apa. Mau bilang kalau kasus ini “B” aja, bilang wajar kek, mau salahin Komisi III atau yang lainnya kek terserah bapak aja deh!

Sekarang tinggal kalian aja yang nilai gengs, kalau eyke sih enggak bisa nilai. Paling mau nanya aja: “Gimana sih, kok undang-undang bisa berpihak sama maling gitu pak?” Ckckckck.

Fadli yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI ini, terkesan gagal berjuang untuk rakyat loh gengs. Buktinya, kejadian beda pendapat antara Bawaslu dan KPU terkait hal ini malah melahirkan polemik yang tak berkesudahan.

Alasannya karena UU-nya tidak melarang napi korupsi nyaleg? Seharusnya larangan itu sudah diajukan dan dimasukkan ke dalam UU Pemilu. Hanya saja, sekalipun berstatus mantan napi korupsi, tentu hak politik seseorang tidak dapat dihanguskan kecuali ada putusan di pengadilan.

Intinya, apa yang dikatakan Fadli di UU-nya itu gengs adalah hak dipilih dan memilih itu dijamin konstitusi. Nggak boleh kita melarang itu.
Jadi kalau ada yang bilang eyke sembarangan sebut Fadli gagal jadi wakil Ketua DPR RI, jawab deh pertanyaan eyke gengs. Kali aja kan eyke tercerahkan. Hehehe.

Pertanyaannya adalah siapa sih yang mau diwakilin sama orang yang pernah jadi maling? Rakyat mana sih yang rela dimiskinkan oleh kebijakan, apalagi sama koruptor? Hayoo, bisa jawab nggak?

Hmmm, semoga legislatif Indonesia di tahun yang akan datang tidak berasal dari mantan koruptor dan yang terpenting semoga aspirasi masyarakat umum bisa terakomodir dengan baik ya gengs! Aamiin.

Nah, jadi siapa nih di antara kalian yang punya pendapat lain terkait mantan koruptor di Pileg 2019? Kalau ada pendapat, yuk ramaikan Ruang Publik PinterPolitik.com. (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...