HomeCelotehGerindra-Demokrat Kebut-kebutan

Gerindra-Demokrat Kebut-kebutan

Kecil Besar

“Dalam perjuangan yang serius, tidak ada kekejaman yang lebih buruk daripada menjadi murah hati pada waktu yang tidak tepat.”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]artai Gerindra dan Partai Demokrat sepakati untuk membentuk tim kecil yang bertugas untuk mematangkan koalisi Pilpres 2019.

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan bilang tim kecil ini bertujuan untuk menindaklanjuti pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo Subianto.

Asli keren, coba juga sekalian bikin tim kecil untuk riset pengembangan teknologi pertanian kedelai dan pengelolaan sektor pemasaran prodak tani nasional. Ahahaha, sok banget ya eyke?

Eh, tapi kalau mereka melakukan riset pertanian secara serius, pasti deh bisa maju pertanian kita. Kan mereka partai besar, masa enggak bisa jadi pesaing pemerintah buat yang kayak gitu. Hehehe.

Kembali ke laptop, alah maaf maksudnya kembali ke topik ya gengs. Tim kecil yang dibangun Gerindra dan Demokrat sudah selesai dirapatkan dan tim kecil itu akan dipimpin Hinca dan Syarief Hasan dari Demokrat.

Selain menguatkan kemitraan Gerindra dan Demokrat, tim itu juga mendapat tugas melobi PKS dan PAN untuk bisa bergabung dalam koalisi. Weleh-weleh, takut pecah kongsi ya makanya buat kayak beginian? Tapi, jadinya siapa nih cawapresnya Prabowo? Penasaran eyke.

Jangan bilang kalau cawapresnya Prabowo itu ……. Ayo, siapa ayo? Tebak sendiri deh gengs.

Tapi gengs, di luar itu, kalau dipikir-pikir, Partai Gerindra gesit banget ya? Sampai-sampai hati SBY sudah jatuh dipelukannya. Ckckck. Hebat deh Pak Prabowo!

Hmmm, kalau nanti Pak Prabowo terpilih jadi presiden, jangan lupa sama rakyat yah! Awas loh ingkar janji, nanti rakyat bisa kesal dan menghantui bapak sama nyinyiran negatif di setiap harinya.

Eh, enggak terkecuali eyke loh pak. Eyke sudah minum kopi nih, buat standby 24 jam melototin bapak dari jauh. Ahahaha.

Tapi, kalau kalah dari Jokowi, jangan mewek ya pak, tetap semangat. Bangun negeri ini meski enggak ada kedudukan di pemerintahan. Nih kayak ungkapan yang disampaikan Buya Hamka:

“Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.”(G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...