HomeCelotehFadli Zon Tantang Jokowi!

Fadli Zon Tantang Jokowi!

Kecil Besar

“Saya mempunyai mimpi di mana suatu hari anak laki-laki dan perempuan kulit hitam akan bergandengan tangan dengan anak laki-laki dan perempuan kulit putih.” ~ Martin Luther King


PinterPolitik.com

[dropcap]W[/dropcap]akil kita di DPR kembali menantang pemerintah nih gengs, salut gak sih? Pilih lagi lah yang kayak gini. Yang berani nantangin pemerintah, yang lain mana berani? Terhitung lah ya yang berani nantang begini.

Mau tahu siapa wakil kita di DPR itu yang nantangin Jokowi?

Nih orangnya, namanya Fadli Zon. Eh bukan Fadli Zon yang jualan air minum Mi*** dan iklan deterjan Da** ya gengs. Eh, yang terakhir kayaknya orang lain deh hahahaha. 

Fadli Zon yang dimaksud adalah orang yang terdaftar sebagai Wakil Ketua DPR RI dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.  Widih, serem gak tuh jabatannya? Ahahaha.

Sudah jadi anggota dewan, doi juga wakil ketua partai gengs, pantas ya berani nantang Jokowi. Fadli baru aja menantang Presiden Jokowi untuk segera mengumumkan calon wakil presidennya untuk Pilpres 2019 nanti gengs.

Ah, kirain Fadli nantangin Jokowi untuk tunjukin program poros maritimnya, taunya nantangin deklarasi cawapres doang. Gak berbobot banget sih pak, cemen. Nantangin tinju aja gimana? Kan Pak Jokowi udah latihan tuh, berani nggak Bang Fadli? Uppss bercanda loh pak. Hehehe.

Menurut Fadli, sebagai inkumben, Jokowi seharusnya lebih dulu mengumumkan cawapresnya ketimbang kandidat lain.

Fadli mencontohkan apa yang pernah dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ketika memutuskan maju kembali dalam Pilpres 2009, SBY mengumumkan cawapresnya sekitar sebulan sebelum pendaftaran dimulai.

Kocak ya gengs, namanya juga politik, ya strateginya beda-beda dong. Masa harus seragam, memangnya kesebelasan sepak bola. Hahaha.

Jika Jokowi mengumumkan cawapresnya jauh hari, menurut Fadli percaturan politik di tanah air akan semakin menarik. Tapi sekarang belum ada juga, jadi mandi air keringat dingin deh oposisi ahahaha.

Sementara itu, Prabowo Subianto yang disebut-sebut bakal menjadi penantang Jokowi di Pilpres 2019, belum bisa mengambil keputusan terkait cawapres pendampingnya. Alasannya Prabowo dan Gerindra masih menjajaki koalisi dengan sejumlah partai politik.

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Menurut Fadli, cawapres Prabowo akan diumumkan setelah ada kesepakatan antara Gerindra dan partai-partai lain.

Ayo dong buruan, nanti malah gagal nyalon loh karena koalisinya keburu bete ditarik ulur terus. Ahahah. Kalau dalam hubungan asmara, nggak enak loh ditarik ulur hehehe. Iya nggak, gengs?

Tapi tenang, Jokowi kan sempat bilang tuh akan mengumumkan cawapresnya untuk Pilpres 2019 dalam waktu satu hingga dua pekan mendatang. Ia juga menjelaskan, sampai saat ini belum memutuskan siapa yang akan ia pilih.

Nah, sekarang sudah tahu kan kapan Jokowi deklarasiin cawapresnya? Berarti kalau gak besok, ya lusa, atau kalau enggak lusa berarti besoknya lagi, atau lusanya lagi, atau besoknya lagi. Ahahaha. Terus aja sampai H-1 ya. Manja alias mantap jiwa hahaha. (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...