HomeCelotehPPP Kuasai Pulau Jawa

PPP Kuasai Pulau Jawa

Kecil Besar

“Tiga kemenangan ini membuktikan bahwa kader dan pengurus PPP di Pulau Jawa bekerja dengan maksimal selama Pilkada. Kerja mesin partai yang efektif ini akan terus dijaga hingga Pemilu 2019 mendatang,” ~ Ketua Umum PPP, Rommahurmuziy.


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]emilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 baru saja selesai dilaksanakan tanggal 27 Juni lalu. Meski hasil perhitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum rampung, namun masyarakat sudah bisa melihat hasil sementaranya melalui hasil hitung cepat (quick count) dari beberapa lembaga survei.

Dalam anekdot matematis politik nasional, barang siapa yang berhasil memenangkan suara di Pilkada Pulau Jawa maka partai politik tersebut besar kemungkinan juga bisa memenangkan seluruh nusantara. Ya secara kan Jawa menjadi salah satu indikator utama kesuksesan perolehan suara partai secara nasional.

Coba tebak partai apa yang bisa menguasai suara di Pilkada Jawa ayo? Ternyata oh ternyata, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan partai yang berhasil menaklukan Pilkada di Pulau Jawa. PPP berhasil memenangkan calon gubernurnya di Pilkada di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Warbyasah.

Tiga kemenangan tersebut adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul di Jawa Barat, Ganjar Pranowo-Taj Yasin di Jawa Tengah, dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Jawa Timur.Mmm, menang banyak nih PPP. Lumayan kan kemenangan ini bisa jadi bargaining position untuk mencalonkan Romi sebagai Cawapres Jokowi.

Nih ya eike kasih tau, kemenangan di Jabar, Jateng dan Jatim secara nasional juga mempunyai posisi strategis karena populasi penduduk di tiga provinsi itu sebesar 49 persen populasi nasional.Ajib bener. Kan lumayan ya untuk pertimbangan perolehan suara di Pilpres mendatang. Mantap juga nih amunisi PPP kedepannya. Tsadeest.

Ya, pesan eike sih jangan besar kepala dulu. Masa cuma mentang-mentang unggul di Jawa, udah serasa megang senusantara? Meski anekdotnya begitu, tapi gak serta merta gitu juga keles.Malu atuh sama Partai NasDem yang memperoleh kemenangan di 11 Provinsi. Inget loh, di atas langit masih ada langit lagi. PPP gak usah begayaan deh.

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Setidaknya PPP udah membuktikan mesin partainya sangat efektif bekerja di Pulau Jawa. Bahkan lebih efektif dari partai Islam sejenis lainnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang hanya unggul di Pilgub Jabar aja. Itu pun cuma sekedar jadi partai pengusung. Beda dengan PPP yang menempatkan kadernya sebagai Cawagub Jabar. (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...