HomeCelotehRizal Ramli Punya Kolam Susu

Rizal Ramli Punya Kolam Susu

Kecil Besar

“Bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala cukup menghidupmu. Tiada badai tiada topan kau temui, ikan dan udang menghampiri dirimu.” ~ Koes Plus, ‘Kolam Susu’


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]yah, katanya kita kaya. Katanya halaman kita subur, katanya kita sejahtera, katanya kita jawara di RW ini! Mana buktinya?” seorang anak tiba-tiba bertanya kepada ayahnya yang sedang asyik main hape. Sang ayah tampak cuek bebek mendengar pertanyaan anaknya itu.

“Kalau kita kaya, kok kita masih banyak hutang? Kalau halaman kita subur, kok kita masih banyak beli sayuran ketimbang tanam sendiri? Kalau sejahtera, kok masih banyak yang ngeluh? Ayah bohong ya?” desak si anak lagi.

Lelaki paruh baya itu meletakkan hanphone-nya sejenak. Sambil menyeruput kopi di gelas kaca, ia berujar lembut kepada sang anak.

“Tidak nak, itu semua benar kok, tapi….Hmm, semenjak Negara Api menyerang, ayah harus mengakui bahwa kekuatan ‘Avatar’ memang jauh lebih kuat!” Loh?

Gubbrakk.

“Maksud ayah, memang betul apa yang kamu bilang itu, tetapi nasi sudah menjadi bubur nak. Makan aja yang ada ya! Maksudnya ayah kamu harus wujudkan kembali kejayaan keluarga kita nak, ayah berharap kepadamu”, jawab sang ayah yang lagi termotivasi push rank. Ckckckck.

“Ayah! Kalau diajak ngomong jangan main mobile lenong terus dong! Pantes aja kita miskin terus!” seloroh bocah yang baru duduk di bangku SD itu.

Gengs, jangan ditiru ya kelakuan ayah zaman now itu. Mending lihat nih Prof. Rizal Ramli yang baru saja diundang menjadi pembicara di forum think tank di Amerika Serikat (AS) untuk memberikan pandangannya soal konstelasi kawasan. Bukan di undang Israel kok, tenang aja!

Ada yang berpendapat Prof. Rizal Ramli harus menjadi agen bangsa Indonesia yang bisa memainkan peran Indonesia di kancah global, tidak seperti pemimpin saat ini yang disebut lebih condong ke Tiongkok. Ihhhh serem.

Pak Rizal jangan mau jadi agen ya! Mending jadi distributor aja pak hehehe.

Katanya sih jangan lebih condong ke Tiongkok. Nah terus ke mana dong? Ke AS? Ke Inggris? Atau ke ‘uvu’uwekuwek ufu’uleule osas? Hehehe. Yang nggak ngerti negara terakhir, berarti kurang piknik di Youtube.

Indonesia memang merindukan dan menginginkan sosok pemimpin yang memiliki jiwa ksatria, perkasa dan tegas.

Kalau memang itu yang diinginkan gerakan #2019GantiPresiden yang sedang hangat di media sosial belakangan ini, maka mari kita dukung saja dan kita ajukan Thanos sebagai kandidat capres untuk 2019 hehehe.

Terkait hal tersebut, ada yang menarik dari ungkapan Prabowo Subianto: “Jangan kalian terlalu setia kepada orang, tapi kalian harus lebih setia kepada negara.” Hmm, semoga ya. (G11)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...