HomeCelotehPKS ‘Pemuja’ Terorisme?

PKS ‘Pemuja’ Terorisme?

Kecil Besar

“Alhamdulillah, saya resmi laporkan petinggi PKS & pihak-pihak tarkait tanggal 21 Mei, terkait dugaan PKS yang mendukung kejahatan teroris dan radikalisme.” ~ Ketua Progres 98, Faizal Assegaf.


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]enjelang tahun politik memang gak bisa dipungkiri banyak serangan politik pada sejumlah partai. Mulai dari menguaknya sejumlah kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Daerah dari kader Partai tertentu, hingga upaya pecah belah internal partai. Tapi lain halnya yang dialami oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Partai ini dirudung lara akibat sejumlah elite Partainya yang dipolisikan oleh Faizal Assegaf.

Pelaporan ini sebenarnya berawal dari sejumlah tudingan yang dilontarkan Faizal Assegaf ke PKS. Si Faizal ini menyebut jika PKS memiliki kaitan dengan terorisme. Karena gak terima, DPP PKS lantas melaporkan Faizal ke polisi atas tuduhan telah mencemarkan nama baik dan fitnah. Kini malah berujung pelaporan balik Faizal kepada sejumlah elite PKS yang terbukti mendukung gerakan terorisme.

Gak tanggung-tanggung loh, Faizal malahan sampe mendengungkan gerakan #BubarkanPKS. Waduh, ngeri-ngeri sedap nih tagarnya. Beberapa nama elite PKS yang dilaporkan yaitu Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, eks Presiden PKS Anis Matta, Fahri Hamzah, pengelola akun Twitter PKS dan beberapa kader PKS serta Hilmi Firdausi. Banyak juga ya yang dipolisikan. Woles bray!

Keknya Faizal dendam kesumat nih gegara sebelum ini dia dipecat dari Presidium Alumni (PA) 212. Ya salah dia sendiri sih yang menyamakan Rizieq dengan Ahok. Kala itu kan dia beranggapan kalau di mata hukum semua sama, jadi sebaiknya bersifat ksatria dan patuhi peraturan yang ada. Itu mah namanya nyari penyakit. Aya aya wae ah. PA 212 itu bisanya kan cuma ngeritik, giliran dikritik balik emosi.

Dan gegara tindak tanduk Faizal yang  terus merugikan PKS ini, beberapa pihak menilai dia sebagai seorang intel yang bertugas untuk merusak internal partai. Pdahal dari pada cape-cape mikirin dia intel aatau bukan, ya meningan intropeksi diri, apakah PKS ini sudah benar jalannya? Jangan-jangan sedikit banyak bener udah terkontaminasi ajaran radikal kayak yang dituduhkan Faizal? (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...