HomeCelotehKader Ongkosi Kampanye Prabowo

Kader Ongkosi Kampanye Prabowo

Kecil Besar

“Anggota DPR dan DPRD dari Fraksi Gerindra mengatakan siap membiayai sendiri (Kampanye Pilpres Prabowo) untuk beberapa wilayah di Dapil masing-masing.” ~ Politikus Gerindra, Muhammad Syafi’i.


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]erlama-lamanya Prabowo Subianto mendeklarasikan diri sebagai kandidat Calon Presiden, membuat publik bertanya-tanya ada apa gerangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra ini. Tak ayal, kalau banyak pihak yang berspekulasi kendala logistik Prabowo dianggap menjadi alasan utama penyebab dirinya galau nyapres.

Belakangan, pihak internal Gerindra sendiri menampik isu tersebut. Meskipun malu-malu, tapi ada juga yang ikut mengamini loh. Tapi meski gitu, para kader Gerindra ini tetap optimis bisa membantu pembiayaan kampanye pada Pilpres mendatang. Ya ampun, jadi terharu eike dengernya.

Pada Rakornas Gerindra tanggal 11 April kemarin, beberapa anggota DPR dan DPRD dari Fraksi Gerindra mengatakan siap membiayai sendiri kampanye Pilpres untuk beberapa wilayah di Daerah Pemilihannya masing-masing. Ini baru namanya sohib abis. Senang susah bersama. Saik mamen.

Jadi nih ya, setiap kader Gerindra yang menjadi calon anggota legislatif (caleg) otomatis akan mengampanyekan Prabowo sebagai Capres. Dengan demikian, semua Caleg Gerindra menjadi tim sukses Prabowo di Pilpres 2019. Strategi klasik sih. Tapi ya masuk akal. Mantap Jiwa.

Jadi rasanya gak tepat lah ya, kalau masih ada yang menebar isu Prabowo kurang logistik untuk maju sebagai Capres pada Pilpres 2019 mendatang. Tapi kalau ada yang masih berprasangka kayak gitu ga apa dung ya. Toh, buktinya sampe sekarang Prabowo masih maju mundur cantik kayak inces Syahrini.

Nah kan, udah dapet dukungan moril dan materiil tuh dari internal Gerindra. Kumaha ni Pak Prabowo, kapan deklarasi nyapresnya? Jangan udah didukung kek gini, eh ujung-ujungnya jadi ‘King Maker’. Bisa pada sakit hati tuh, semua Kader Gerindra. Ketua Umum yang kek gini nih yang bikin KZL.

Baca juga :  Djojohadikusumo-Baswedan Bertemu di 33

Tapi jikalau nanti pun Pak Prabowo tak kunjung mendeklarasikan diri sebagai Capres, dan memilih menjadi ‘King Maker’ atau bahkan menjadi Cawapres dari kompetitor lain, ya sutra lah. Itu karena hanya dia yang tau perihnya kalah dalam medan tempur. Seperti halnya yang dikatakan filsuf Desiderius Erasmus (1466-1536), ‘War is delightful to those who have had no experience of it.’ (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...