HomeCelotehDPR 'Penghisap' Uang Rakyat

DPR ‘Penghisap’ Uang Rakyat

Kecil Besar

“Kenaikan anggaran DPR yang digunakan untuk fasilitas dan gedung baru menyakiti hati rakyat. Kami berharap Presiden Jokowi tidak menerima usulan DPR tersebut.” ~ Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, Yenny Sucipto.


PinterPolitik.com

[dropcap]G[/dropcap]uys, kalian sebenernya tau gak sih tugas wakil rakyat yang menjadi anggota DPR di Senayan itu? Eike sendiri bingung sih, sebenernya kerja mereka apa sih. Kalau ngeliat di TV or baca media online di smartphone eike yang cuanggih ini, kayaknya kok kerjaan anggota DPR tuh cuma cuap-cuap kritik Pemerintah aja ya.

Ada kerjaan yang lain gak sih? Masa kita rakyat jelata ini bayar pajak mahal-mahal -yang juga jadi bagian dari gaji anggota DPR- tapi nyatanya kerjaan mereka gak jelas. Mmm, eike mah percaya deh kalau mereka ini amanah dan mikirin rakyat kecil yang diwakili oleh mereka di setiap daerah.

Nah, terus apa dung namanya itu tentang keinginan DPR untuk kenaikan anggaran internal lembaga itu untuk tahun 2019? Jika dibandingkan anggaran tahun 2018 sebesar Rp 5,7 triliun, anggaran tahun 2019 naik sebesar Rp 2 triliun menjadi Rp 7,7 triliun. Anggota DPR kena virus ‘mata ijo’ kali ya, ups.

Konon kabarnya sih, duit itu salah satunya untuk menganggarkan pembangunan gedung baru DPR. Padahal selain dipengajuan anggaran 2019 itu, anggota dewan ini sudah sempat mengajukan hal yang sama pada 2006, 2009, 2014, 2016, dan 2018. Getol amat sih para anggota legislatif ini meminta gedung baru. Emangnya kurang luas apa main petak umpetnya sama rakyat di gedung yang udah ada sekarang?

Menurut kalian gimana Gan, udah pentes belum nih DPR dapet ‘taman bermain’ baru kalau ngeliat dari prestasi kerjanya? Pada tahun 2017, DPR cuma mampu mengesahkan lima undang-undang, di luar RUU kumulatif terbuka, dari target 53 RUU Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas. Wadezig.

Kerja dikit aja, pake segala naikin anggaran minta gedung baru. Hadeuh, cape deh. FYI aja nih ya, orang-orang ini gajinya gede loh. Jika ditambah gaji ke-13 dan dana reses, maka dalam 12 bulan seorang anggota DPR setidaknya minimal mendapat Rp 797 juta. Bisa keles bagi dikit buat rakyat jelata.

Baca juga :  Reinkarnasi Ahmad Sahroni?

Jadi ceritanya, rakyat bayar pajak cape-cape ke negara, hanya untuk memfasilitasi kenyamanan mereka dalam bekerja yang katanya mewakili rakyat. Begitu ya? Kok enak ya jadi anggota DPR. Kayaknya rakyat harus meminta Presiden Jokowi untuk menolak usulan kenaikan anggaran DPR untuk tahun 2019 deh.

Karena menurut filsuf Voltaire (1694-1778) dalam tulisannya, ‘Governments need to have both shepherds and butchers’, kesejahteraan itu harus dikembalikan kepada rakyat. Jadi anggaran yang ada bukannya malah dibuat hanya untuk menggemukkan anggota DPR hingga makin tambun. Kegirangan itu sih nanti mereka. (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...