HomeCelotehPKB Bikin Cemburu PPP

PKB Bikin Cemburu PPP

Kecil Besar

Jajaran pimpinan MPR bertambah tiga kursi, tapi PPP sepertinya cemburu karena salah satu kursinya diberikan pada PKB.


PinterPolitik.com

“Cemburu lebih mirip perasaan sepi saat melihat musuhmu tersenyum senang.” ~ Elizabeth Bowen

[dropcap]B[/dropcap]erhubung hingga batas waktu yang diharuskan, Jokowi selaku Presiden enggak juga tanda tangan UU MD3 tapi juga enggak mau bikin peraturan penggantinya, akhirnya UU yang kontroversial itu pun tetap berlaku.

Beginilah nasibnya jadi rakyat yang dipasung oleh nafsu kekuasaan para politikus yang mengatasnamakan wakil rakyat. Bodo amat dah, rakyat mau misuh-misuh kayak apa. Enggak denger! Maaf ya yang di Senayan sana lagi sibuk sendiri tarik-tarikan kursi.

Lho kok? Ya begitulah, kelakuannya enggak pernah puas. Padahal sih ya, itu kursikan yang nentuin jumlahnya mereka-mereka juga. Eh kok, udah ditambahin masih ada aja yang pake keki-kekian.  Maunya apaan lagi sih? Masih kurang ngeruk uang negaranya?

Eett, tunggu dulu, ini ngomongin kelakuan PPP yang lagi cemburu berat sama PKB, karena ternyata salah satu kursi wakil MPR bakal diisi oleh Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Wuooo, ternyata selain kursi cawapres, kursi wakil MPR diincar juga toh? Wuiidiiih.

Kalau menurut PPP sih, PKB enggak berhak tuh dapatin kursi wakil. Sebab kursinya jauh lebih sedikit dari PAN. Jadi harusnya, PAN yang dapat! Lho? Hmmm, sepertinya ada yang salah enggak ya? Kalau memang itu hak PAN, kenapa PPP yang marah?

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Walaah, kirain cemburu tuh karena harusnya PPP yang dapat itu kursi, eh ini malah bilang itu hak partai lain. Kok bikin bingung ya? Lha, PAN-nya anteng-anteng aja tuh. Seharusnya yang ribut itukan PAN. Ya, setidaknya sih logisnya begitu. Hmmm.

Jadi ini cemburu ke PKB kenapa ya? Apa karena enggak kebagian jatah lobi-lobi? Wuaah, berarti PPP kelewatan dong. Tapi kenapa protesnya baru sekarang, setelah UU MD3-nya berlaku? Jadi kemarin-kemarin walkout tuh, juga karena masalah kursi?

Aah, terus yang waktu itu alasannya pro-rakyat cuma pencitraan doang dong ya, halaaah, basi banget sih. Eh tunggu, liat tuh, pantes aja Cak Imin pede banget memproklamirkan ke-cawapresannya. Udah dapat kursi wakil ketua MPR, kursi wapres bisa juga direbut kan ya? Beuuuh! (R24)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...