HomeCelotehBudi Gunawan Cawapres Mendadak

Budi Gunawan Cawapres Mendadak

Kecil Besar

Tiba-tiba saja, nama Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan muncul sebagai salah satu calon wakil presiden dalam sebuah survei. Sungguh mengejutkan!


PinterPolitik.com

[dropcap]E[/dropcap]ntah angin apa yang membawa Poltracking Indonesia memasukkan nama Budi Gunawan sebagai salah satu calon wakil presiden Indonesia. Peraihan suaranya cukup lumayan, yaitu dua persen. Bahkan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saja kalah dengan peraihannya. Itu benaran, Pak?

Jenderal bintang empat ini, tahun lalu namanya sempat moncer di pemberitaan karena gagal naik pangkat jadi Kepala Kepolisian Indonesia (Kapolri). Ketika itu, namanya langsung di drop Jokowi karena tersandung korupsi rekening tak wajar. Tapi herannya, dia malah diangkat jadi Kepala BIN. Ah, politik memang lucu.

Lebih lucu lagi, Ketua KPK yang ngegaruk Budi Gunawan, yaitu Bambang Widjojanto dan Abraham Samad, malah dicopot jabatannya atas alasan dugaan korupsi! Hadeuh sial bener ya. Gara kasus ini juga, akhirnya muncul perseteruan antara KPK dengan Kepolisian yang dikenal kasus cicak versus buaya.

Perkelahian dua reptil beda tongkrongan yang sampai sekarang masih dalam tahap “perang dingin”. Walau terkesan baik-baik aja, tapi sebenarnya masih ada sisa-sisa dendam diantara keduanya. Lihat aja kasus Novel Baswedan, enggak kelar-kelar walau kasus rekening gemuknya Budi Gunawan udah dibekukan KPK.

Jadi, ketika namanya tiba-tiba nangkring di survei mengalahkan Cak Imin, kok rasanya gimana gitu. Seperti ada rasa gatal yang menyerang, tapi bingung mau garuknya di mana. Bagaimana mungkin ‘orang dekat’ Ketua Umum PDI Perjuangan ini tiba-tiba nongol namanya di survei Poltracking? Sementara di lembaga lainnya tidak? Ada apa ya kira-kira?

Berdasarkan track record-nya, pria tinggi berkumis ini memang memiliki karir kepolisian yang cemerlang. Ini pernah diakui sendiri oleh Kapolri Tito Karnavian. Terutama ketika ia menjadi ajudan Megawati Soekarnoputri yang ketika itu menjadi wakil presiden.

Ketika naik jabatan jadi presiden, Megawati pun sepertinya enggan mengganti ajudannya tersebut. Bahkan hingga sekarang pun, sang Kepala BIN ini masih kerap mendampinginya ke berbagai acara. Bahkan ke acara Pernikahan Kahiyang-Bobby lalu.

Nah, dengan masuknya nama Budi Gunawan dalam survei Poltracking, apakah mungkin Megawati akan menyodorkan orang terdekatnya ini untuk berpasangan dengan Jokowi di Pilpres 2019 nanti? Jokowi memang perlu sosok militer – selain ekonom, di sampingnya. Tapi apakah ia cocok dengan Budi Gunawan? (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...