HomeCelotehSetnov Ditolak NTT?

Setnov Ditolak NTT?

Kecil Besar

Akhirnya, Setya Novanto berhasil dibekuk juga oleh KPK. Aksi Papa yang menghebohkan seluruh negeri ini, kabarnya bikin malu warga NTT. Bahkan ada yang mengaku kalau mereka mencabut dukungan untuk Papa. Ini baru cilaka!


PinterPolitik.com

[dropcap]U[/dropcap]sai drama kecelakaan Papa yang sangat menghebohkan serta mencengangkan seluruh negeri, sepertinya banyak Netizen yang sudah mulai mual-mual mendengar kata “tiang listrik”. Apalagi pihak PLN pun telah mengonfirmasi kalau yang ditabrak Papa bukanlah tiang listrik, tapi tiang lampu. Jadi ya sudahlah, sepertinya si tiang sudah ikhlas.

Walau begitu, di belahan Indonesia Timur, masih ada yang belum ikhlas. Mereka adalah warga Nusa Tenggara Timur (NTT), tempat di mana Papa bernaung dan mendapatkan tahta di Pemilihan Umum (Pemilu) sebelumnya. Merekalah para pengusung garis keras Papa, buah dari kemurahan hati Papa pada warga di sana.

Mungkin belum banyak yang tahu, di NTT, keberadaan Papa dipuja-puja layaknya dewa. Bahkan belum lama ini, para pemulung di sana bikin acara doa bersama untuk kesembuhan Papa. Sebelumnya, mereka juga berharap agar KPK menghentikan proses penyelidikan terhadap Papa. Sungguh mengharukan sekali permintaannya.

Sayangnya, akibat ulah tiang listrik a.k.a tiang lampu jalan, Papa jadi bulan-bulanan ledekan satu negara. Tak heran bila masyarakat di NTT sampai terluka hatinya. Saking sakit hatinya, sebuah organisasi yang mengatasnamakan warga NTT sampai ingin menarik dukungannya pada Papa.

Pernyataan menarik dukungan itu, dinyatakan oleh Sarah Lery Mboeik, Direktur Pengembangan Inisiatif dan Advokasi Rakyat (PIAR) NTT. Wanita kelahiran Rote ini, dikenal sebagai aktivis Hak Azasi Manusia (HAM) di Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara.

Baca juga :  Dahsyatnya “Buahlil Fever”

Sebagai sosok yang selalu membela kepentingan masyarakat NTT, Sarah sepertinya tak rela bila mereka harus ikut menanggung malu atas ulah Papa yang kisahnya kayak drama di sinetron-sinetron Indonesia. Sehingga ia pun mengatakan, kalau warga NTT menarik dukungannya pada Papa.

Entah apakah pernyataannya ini benar atau sekedar emosi saja, mengingat di akar rumput, Papa akan tetap dipandang tinggi dan dipuja-puja. Sehingga ada baiknya, kita memberi simpati pada warga yang ada di provinsi paling Timur Indonesia. Jangan sampai drama dua babak Papa, memberi cilaka bagi warga yang selama ini telah dibelanya. (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...